Mata Banua Online
Kamis, April 9, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Rutin Jalan Kaki 7.000 Langkah per Hari Kurangi Risiko Kanker

by Mata Banua
22 Mei 2025
in Mozaik
0
D:\2025\Mei 2025\23 Mei 2025\11\Halaman 1-11 Jumat\rutin.jpg
(foto:mb/web)

Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki dapat secara signifikan menurunkan risiko kanker. Temuan ini merujuk pada penelitian terbaru yang dilakukan para saintis University of Oxford dan melibatkan lebih dari 85 ribu responden.

Para responden diminta untuk mengenakan alat pelacak aktivitas yang mencatat jumlah dan intensitas langkah harian mereka. Setelah pemantauan selama rata-rata enam tahun, hasilnya menunjukkan bahwa semakin banyak langkah yang dilakukan, semakin rendah risiko mereka terkena berbagai jenis kanker.

Berita Lainnya

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

10 Februari 2026
5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

10 Februari 2026

“Manfaat perlindungan mulai terlihat sejak lima ribu langkah per hari, namun penurunan risiko yang signifikan tercatat pada tujuh ribu langkah,” demikian petikan laporan penelitian tersebut, seperti dilansir dari Study Finds, Ahad (18/5/2025).

Risiko kanker turun sebesar 11 persen pada mereka yang berjalan tujuh ribu langkah setiap hari. Angka ini meningkat menjadi 16 persen bagi peserta yang melampaui 9 ribu langkah. Namun setelah titik tersebut, manfaat tambahan mulai turun dan cenderung datar.

Jenis kanker yang diteliti dalam studi ini mencakup 13 kategori, antara lain kanker hati, paru-paru, ginjal, lambung, usus besar, dan payudara. Selama periode tersebut, sekitar 3 persen peserta mengalami salah satu dari kanker tersebut, dengan jenis terbanyak pada laki-laki adalah kanker usus besar. Sedangkan pada wanita yaitu kanker payudara, usus besar, dan endometrium paling banyak ditemukan.

“Aktivitas fisik terbukti paling efektif dalam menurunkan risiko enam jenis kanker yakni lambung, kandung kemih, hati, endometrium, paru-paru serta kepala dan leher,” kata peneliti.

Penelitian ini juga menyoroti bahwa kecepatan berjalan tidak memiliki pengaruh besar setelah total langkah diperhitungkan. Artinya, berjalan santai pun tetap memberikan manfaat, selama dilakukan dalam durasi yang cukup.

Studi ini menegaskan bahwa mengganti waktu duduk dengan aktivitas ringan atau sedang efektif menurunkan risiko kanker. Namun meningkatkan aktivitas dari ringan ke sedang tidak memberikan manfaat tambahan yang berarti.

“Pesannya sederhana: Anda tidak perlu lari maraton atau pergi ke gym. Cukup berjalan kaki lebih banyak dalam sehari, dan itu sudah berdampak bagi kesehatan Anda,” kata peneliti.

Meski demikian studi ini tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai hubungan biologis antara berjalan kaki dan pencegahan kanker. Akan tetapi, studi ini mampu menunjukkan bahwa langkah sederhana bisa menjadi investasi besar bagi kesehatan. rep

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper