Mata Banua Online
Kamis, April 9, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Anak Sering Ngemil Gak Sehat? Ini Bahaya yang Mengintai

by Mata Banua
22 Mei 2025
in Mozaik
0
D:\2025\Mei 2025\23 Mei 2025\11\Halaman 1-11 Jumat\anak.jpg
(foto;mb/web)

Kebiasaan mengudap atau mengonsumsi makanan ringan secara berlebihan kerap terjadi di kalangan anak-anak, terutama dengan semakin mudahnya akses terhadap berbagai jenis camilan yang menarik dan lezat. Namun, di balik kenikmatan sesaat yang ditawarkan, kebiasaan ini menyimpan berbagai risiko serius bagi kesehatan jangka panjang anak.

Konsumsi camilan yang tinggi gula, garam, dan lemak jenuh, serta rendah nutrisi penting, dapat mengganggu keseimbangan gizi anak dan memicu berbagai masalah kesehatan yang perlu diwaspadai. Ahli gizi Esti Nurwanti mengatakan kebiasaan mengudap atau makan makanan ringan berlebihan berisiko bagi kesehatan anak.

Berita Lainnya

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

10 Februari 2026
5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

10 Februari 2026

Menurut dia, kebiasaan mengudap berlebihan bisa menyebabkan obesitas, yang dapat meningkatkan risiko anak mengalami diabetes dan masalah kesehatan yang lain. Oleh karena itu, dia mengingatkan para orang tua untuk memperhatikan asupan gizi anak dan mengajarkan penerapan pola makan yang sehat kepada anak sejak dini.

Karena anak-anak belum bisa mengontrol makan, ia mengatakan, orang tua sebaiknya melatih anak untuk menerapkan pola makan yang sehat. “Kalau bisa itu anak dibuat kenyang dulu dengan makanan utama, sehingga ngemil itu tidak terlalu rumit. Lebih baik memang diajarkan sedini mungkin, tentang makan yang baik itu seperti apa,” kata dia dalam acara peluncuran hasil survei State of Snacking yang dilaksanakan di Jakarta, Kamis (15/5/2025).

Dia juga menyampaikan perlunya orang tua memperhatikan konsumsi gula anak serta mencegah anak terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi guna menghindari masalah kesehatan pada anak. Pembatasan konsumsi makanan dengan kadar garam dan lemak tinggi juga penting untuk mencegah gangguan kesehatan, termasuk hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.

Kementerian Kesehatan menyarankan konsumsi gula dibatasi 50 gram atau empat sendok makan, konsumsi garam dibatasi 5 gram atau satu sendok teh, dan konsumsi lemak dibatasi 67 gram atau setara 5 sendok makan minyak goreng per orang per hari. Untuk menghindarkan anak dari kebiasaan makan yang tidak sehat, psikolog Saskhya Aulia Prima, M.Psi menyarankan orang tua untuk mengajari anak membangun hubungan yang sehat dengan makanan.

“Nah, kalau itu dibiasakan dari kecil, dimana kan anak-anak itu masa-masanya membutuhkan pola makan sampai dia dewasa. Jadi, kalau dari kecil dia udah biasa ngemilnya lebih banyak, maka itu akan membawa sampai dewasa,” kata Saskhya.

Menurut hasil survei State of Snacking yang diadakan Mondelez Indonesia, 100 persen orang Indonesia mengonsumsi camilan minimal satu kali per hari, 82 persen mengonsumsi setidaknya dua camilan per hari, dan 51 persen mengkonsumsi setidaknya tiga camilan per hari. Kepala Urusan Perusahaan dan Pemerintah Mondelez Indonesia Marfusita Hamburgiwati berharap hasil survei itu bermanfaat bagi upaya untuk membangun kebiasaan makan sehat dalam masyarakat.

“Kami juga berharap adanya perubahan gaya hidup dan pola konsumsi camilan,” ujarnya.rep

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper