
BANJARMASIN – Siap menghadapi berbagai tantangan serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, belasan organisasi kepemudaan dan Pramuka di Kalimantan Selatan dibekali tentang ilmu management Kelembagaan Organisasi oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan, di salah satu Hotel Banjarmasin, Jumat (16/5).
Kegiatan pelatihan mengundang 100 orang peserta yang mewakili dari 19 organisasi pemuda.
Plt Kepala Dispora Kalsel, M Fitri Hernadi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, namun benar-benar diarahkan untuk penguatan pengelolaan organisasi kepemudaan serta meningkatkan kapasitas kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi antarorganisasi pemuda.
“Ini adalah kesempatan emas untuk belajar dan bertukar pengalaman dari organisasi yang sudah berpengalaman. Pemuda harus siap menghadapi tantangan berbeda, sehingga butuh bekal manajemen yang lebih adaptif dan inovatif,” ujar Fitri.
Program ini menghadirkan narasumber diantaranya Kanwil Kemenkum HAM, Pemuda Bakti Banua, Pemuda Muhammadiyah, hingga Kuantum Inspirasi. Para pembicara membawakan materi seputar penguatan struktur organisasi, kaderisasi, dan pemanfaatan teknologi informasi untuk pengelolaan organisasi yang efektif.
“Di era digital, organisasi kepemudaan harus melek teknologi agar mampu bersaing dan bergerak cepat. Adaptasi adalah kunci,” tegas Fitri.
Tentunya dari sinilah organisasi pemuda ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan di banua.
Sementara, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel, Muhammad Anugerah, mengatakan pelatihan ini membahas pentingnya kolaborasi antarorganisasi serta membangun jaringan yang kuat di tingkat daerah. ” Harapannya nanti dapat menghasilkan aktivis muda yang tidak hanya aktif, tetapi juga visioner dan siap berkontribusi nyata bagi pembangunan, “tutupnya. via

