
BANJARMASIN – Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda resmi membuka ajang tahunan Banjarmasin Mods May Day 2025, di Wetland Squere, Selasa (13/5).
Ajang kretivitas para komunitas pecinta skuter klasik, fashion retro, dan musik alternatif ini didukung oleh Polda Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan Banjarmasin Mods May Day.
Tahun ini, acara lebih meriah dengan hadirnya Hendra KW, penulis Buku Mods Indonesia, yang dikenal sebagai tokoh penting dalam mendokumentasikan perkembangan subkultur Mods di Tanah Air.
“Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kegiatan yang menggabungkan unsur musik, fashion, dan skuter. Ini adalah bukti bahwa budaya terus bergerak, dan generasi muda kita mampu mengadopsi serta mengembangkan nilai-nilai budaya global secara kreatif tanpa meninggalkan akar lokal,” kata Ananda.
Menurutnya, kehadiran subkultur Mods di Kota Banjarmasin merupakan bukti keberagaman budaya yang dirayakan dalam semangat toleransi dan inovasi.
Kegiatan ini juga memiliki dampak positif terhadap geliat ekonomi kreatif lokal, seperti pelaku usaha thrifting, kedai kopi, musisi lokal, pengrajin, hingga UMKM lainnya.
“Semoga Banjarmasin Mods May Day dapat jadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan antar komunitas, menyebarkan semangat damai, serta menjaga keberagaman di Kota Banjarmasin,” tuturnya.
Baginya, Kolaborasi Polda Kalsel tersebut telah merangkul komunitas motor dalam kegiatan positif untuk mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kalimantan Selatan.
Sementara, Ahmad Marzuki selaku ketua panitia menjelaskan momen acara Mods Mayday dari komunitas vespa mengharapkan acara ini dapat membawa nilai positif bagi semua, khususnya komunitas motor yang ada di Kalsel.
“Kolaborasi tercipta bersama Polda Kalsel agar bersama-sama meminimalisir gangguan kamtibmas seperti balap liar, aksi begal, aksi premanisme dan kejahatan lainnya agar kita semua bisa beraktiftas dengan lancar dan aman, “katanya.
Rangkaian acara berlangsung meriah, diwarnai dengan parade skuter klasik, pertunjukan musik, bazar kreatif, hingga sesi temu komunitas. via

