Mata Banua Online
Selasa, April 7, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Banjarmasin Targetkan Masuk 10 Besar Kota Toleran Nasional

by Mata Banua
13 Mei 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Mei 2025\13 Mei 2025\5\hal 5\Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda saat berfoto bersama duta Generasi.jpg
WAKIL Walikota Banjarmasin Hj Ananda. (Foto:mb/ant/hms pemko)

BANJARMASIN – Wakil Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menyampaikan, kotanya menargetkan masuk 10 besar program kota toleran nasional pada 2026. “Saat ini sudah kita persiapkan untuk menuju target itu,” ujarnya di Banjarmasin, Sabtu.

Diungkapkan dia, salah satu langkah strategis untuk mewujudkan target itu adalah membangun kampung toleran di kawasan Kampung Gedang, Banjarmasin Tengah.

Berita Lainnya

Pembangunan Jembatan Garuda Ditargetkan Selesai Tiga Bulan

Pembangunan Jembatan Garuda Ditargetkan Selesai Tiga Bulan

6 April 2026
Walikota Tinjau Pelaksanaan TKA SMP

Walikota Tinjau Pelaksanaan TKA SMP

6 April 2026

“Kemarin saya mewakili Pak Wali Kota Yamin ada rapat ekspose dengan Kepala Badan Kesbangpol. Target kita adalah Insyaallah, tahun 2026 kita akan masuk sepuluh besar kota toleran. Salah satu caranya adalah kita akan membangun kampung toleran di Kampung Gedang,” ujar Ananda.

Menurut dia, Kampung Gedang dinilai memiliki potensi besar karena berbagai perwakilan seluruh agama yang bisa hidup berdampingan secara harmonis dalam satu kelurahan.

Dikatakan Ananda, Pemerintah Kota Banjarmasin menargetkan peresmian kampung itu sebagai simbol kerukunan pada 2025.

Untuk mencapai itu, ungkap Ananda, Pemkot Banjarmasin melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memfasilitasi pemaparan model pengembangan toleransi proeksistensi berbasis komunitas yang dihadiri perwakilan para tokoh agama.

Dikatakan dia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai toleransi dan keberagaman melalui pendekatan komunitas di tingkat lokal.

“Kami berterima dan apresiasi atas dukungan dari Institut Kalijaga for Justice, Yogyakarta,” ucap Ananda.

Dia pun mengungkapkan rasa syukur atas terpilihnya Banjarmasin sebagai salah satu dari lima kota di Indonesia yang menjadi lokus program pengembangan toleransi, bersama Yogyakarta, Ambon, Kupang dan Denpasar.

“Alhamdulillah, kota kita terpilih sebagai salah satu kota lokus kegiatan ini. Kita bersyukur karena dipandang sebagai kota yang toleran. Semoga kita terus membina toleransi ini,” ucapnya.

Ananda menyatakan Banjarmasin adalah kota yang selalu terbuka terhadap keberagaman, dan terus mendorong terciptanya harmoni di tengah masyarakat yang multietnis. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper