Mata Banua Online
Sabtu, April 25, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Fokus Perkuat Stok Dalam Negeri

by Mata Banua
28 April 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\April 2025\29 April 2025\7\7\Hal 7 - 2 klm (KIRI).jpg
STOK BERAS – Meski stok beras kini melimpah, namun belum ada rencana melakukan ekspor karena saat ini fokus memperkuat stok dalam negeri.(foto:mb/ant)

JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman belum be­ren­cana melakukan ekspor beras ke negara lain, meski sudah di­izin­kan oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurut Amran, saat ini fokusnya adalah memperkuat stok dalam negeri.

Di berbagai kesempatan, Men­tan menegaskan, kondisi be­ras sedang surplus. Itu menurut ca­tatan Badan Pusat Statistik (BPS). Lalu selama panen raya, per­kiraan hasil melimpah, me­le­bi­hi konsumsi nasional.

Berita Lainnya

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

24 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Merosot

Harga Emas Antam Kembali Merosot

23 April 2026

Amran lantas melaporkan hal itu ke pimpinan tertinggi. Prabowo merespon. Kepala ne­gara mem­per­s­i­lahkan, jika Ke­men­tan hen­dak melepas beras ke pi­hak luar yang membutuhkan. “K­ita upa­ya­kan dulu, stok kita per­kuat,” kata Men­tan saat ber­te­mu awak media di kantornya, di­kutip.

Amran tidak dalam konteks mem­bantah arahan Presiden. Na­mun sebagai Menteri Pertanian, Ia bertanggung jawab atas ke­bu­tuh­an beras dalam negeri terlebih da­hulu. Ia enggan terburu-buru me­ng­ambil keputusan.

Pasalnya di masa depan, se­gala sesuatu bisa terjadi. Itu ter­ma­suk iklim yang tak bersahabat. Se­hingga berpotensi menurunkan produkivitas.

“Yang penting, kitanya dulu cu­kup, di dalam negeri. Bila per­lu, kita siapkan agar lebih dari cu­kup. Kenapa? iklim tidak ber­sa­habat, kita harus mengantisipasi hal terburuk. Jangan sampai se­per­ti Jepang, Malaysia, dan Fi­li­pina,” ujar Amran.

Mentan menjelaskan, stok ca­dangan beras pemerintah (CBP) saat ini telah mencapai 3,18 juta ton. Menurut dia, jum­lah de­mi­ki­an, salah satu yang ter­ti­nggi se­pan­jang sejarah In­do­ne­sia. Ia ber­pendapat, capaian ini tak per­nah terjadi selama 23 tahun te­rak­hir. “Bahkan bisa jadi itu se­la­ma merdeka,” kata Amran. rep/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper