
BANJARMASIN – Ketua Tim Penggerak PKK Kalimantan Selatan sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu, Hj Fathul Jannah Muhidin mengajak seluruh masyarakat Banua, khususnya yang berdomisili di Banjarmasin dan sekitarnya untuk memanfaatkan fasilitas Rumah Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang berada di kawasan Taman Edukasi Banua, Banjarmasin.
Ajakan tersebut disampaikan istri Gubernur Kalsel, H Muhidin usai meresmikan Rumah KIA dengan pemotongan pita sebagai simbol telah dibukanya fasilitas ini untuk masyarakat umum.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Kartini Tahun 2025 di Kalimantan Selatan, hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan dengan Tim Penggerak PKK Kalsel.
Hj Fathul Jannah menyampaikan bahwa kehadiran Rumah KIA ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak.
Hj Fathul Jannah pun berharap masyarakat dapat menjadikan Rumah KIA sebagai tempat rujukan pertama dalam mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman dan ramah keluarga.
“Mari kita manfaatkan keberadaan Rumah KIA ini dengan sebaik-baiknya. Bukan hanya sebagai tempat pelayanan kesehatan, tapi juga sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan keluarga. Karena ibu yang sehat akan melahirkan generasi yang kuat,” ujarnya.
Hj Fathul Jannah juga mengajak para kader Posyandu, tenaga kesehatan dan masyarakat luas untuk terus aktif dalam mendukung program-program kesehatan ibu dan anak serta menjadikan Rumah KIA sebagai mitra strategis dalam menciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera di Banua.
Selain itu, ia berharap agar Rumah KIA ini bisa menjadi model layanan terintegrasi yang nantinya bisa direplikasi di daerah lain di Kalimantan Selatan, khususnya di wilayah dengan tingkat kerentanan kesehatan ibu dan anak yang masih tinggi.
“Saya berharap semoga Rumah KIA ini menjadi awal dari lahirnya lebih banyak ruang-ruang aman dan ramah bagi ibu dan anak di Banua. Kita ingin menjadikan Kalsel sebagai provinsi yang benar-benar ramah perempuan dan anak, tempat lahirnya generasi unggul yang siap menyongsong masa depan,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Dr HM Muslim melaporkan bahwa kehadiran Rumah KIA Taman Edukasi Banua merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan dasar.
Muslim menjelaskan bahwa Rumah KIA ini dilengkapi dengan berbagai layanan yang dibutuhkan oleh masyarakat antara lain, pemeriksaan kehamilan, pemantauan tumbuh kembang anak, konsultasi gizi, Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE).
“Fasilitas ini bukan hanya tempat pelayanan medis biasa, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran keluarga dan masyarakat. Di sini masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar, konsultasi yang terpercaya serta pendampingan yang humanis dan menyeluruh,” pungkasnya.
Peresmian ini juga dihadiri jajaran pejabat Dinas Kesehatan Kalsel, para pengurus Tim Penggerak PKK Kalsel serta ibu dan anak. md/adpim/ani

