Mata Banua Online
Senin, April 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Status Geopark Meratus Jadi UGG Buka Peluang Ekonomi Lokal

by Mata Banua
21 April 2025
in Banjarmasin, Indonesiana
0
D:\2025\April 2025\22 April 2025\2\2.jpg
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, MPd. (foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, MPd menyatakan bersyukur atas diakuinya Geopark Meratus menjadi Unesco Global Geopark (UGGp) beberapa waktu lalu.

“Saya kira adanya pengakuan Geopark Meratus menjadi UGG tersebut menjadi gerbang emas bagi banua, karena akan membuka peluang luar bagi pengembangan ekonomi lokal,” ujarnya di Banjarmasin, Senin (21/4).

Berita Lainnya

Walikota Launching Logo 500 Tahun Banjarmasin

Walikota Launching Logo 500 Tahun Banjarmasin

5 April 2026
Diskopumker Prioritaskan KMP dan Penguatan UMKM

Diskopumker Prioritaskan KMP dan Penguatan UMKM

5 April 2026

Hal itu disampaikannya menanggapi hasil Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 yang berlangsung di Paris, Prancis, 2-17 April 2025, Geopark Meratus dinobatkan sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark (UGGp).

Selain membuka peluang pengembangan ekonomi lokal, sebut M Syarifuddin yang juga sebagai Penjabat (Pj) Sekdaprov Kalsel itu, keberadaan UGGp mampu melestarikan lingkungan serta proomis budaya banua ke panggung global.

Penetapan ini, sebut Syarifuddin, merupakan pengakuan dunia scincetic bahwa geopark Meratus tergabung dalam lingkaran eksklusif geopark kelas dunia, dan Indonesia pun mencatatkan 12 Geopark berstatus global di mata internaional.

“Dengan platform Geopark Meratus, tentu sisi ekonomi menjadi perhatian, tetapi bagaimana budaya dan lingkungan tetap lestari, itu yang menjadi pondasi utama untuk pembangunan berkelanjutan,” kata Syarifuddin.

Dalam kesempatan itu, dia mengajak seluruh stakeholder yang berkaitan dengan geopark Meratus, baik itu pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Pokdarwis maupun pengelola tempat wisata agar terus menjalin koordinasi, kolaborasi dan sinkronisasi dalam membangun, memelihara serta pertahankan keberadaan geopark Meratus sekarang dan masa mendatang.

Tak hanya soal potensi wisata, katanya, Geopark Meratus menyimpan kekayaan biodiversitas dan budaya. Dari hutan tropis yang menjadi rumah orangutan Kalimantan dan bekantan hingga warisan adat dan cerita rakyat Dayak yang masih hidup di tengah masyarakat. ril/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper