
BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin HM Yamin HR menerima tiga penghargaan sekaligus dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang diserahkan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Kamis (17/8).
Penghargaan itu diserahkan oleh Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Purwadi Arianto, meliputi penghargaan sebagai penyelenggara pelayanan publik di lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin tahun 2024 menyabet predikat “Pelayanan Prima” untuk Pemantauan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) dan berpredikat “A” untuk indeks kinerja Reformasi Birokrasi, serta untuk Implementasi SAKIP menyandang predikat “BB”.
Wamenpan RB mengingatkan soal sinergi pengembangan pelayanan publik ke depan, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan. Ia juga mengapresiasi peran dan komitmen luar biasa Provinsi, hingga Kabupaten/Kota dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia menekankan, dengan standarisasi layanan yang semakin baik disertai SDM petugas layanan publik yang berintegritas, maka bukan tidak mungkin pelayanan publik yang berkualitas, inklusif dan merata di seluruh wilayah dapat terwujud.
“Petugas harus melayanani dengan tulus, cepat merespons dan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” katanya.
Kegiatan juga dirangkai dengan penandatanganan komitmen bersama keberlanjutan pengelolaan SP4N-LAPOR secara digital sekaligus pemberian apresiasi tata kelola pemerintahan.
Sementara, Walikota Yamin mengungkapkan syukur dan berterima kasih kepada jajaran pemko Banjarmasin.
“Ini tentu tak lepas dari hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah kota dan dukungan masyarakat, penghargaan ini harus jadi motivasi kami untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga Banjarmasin,” kata Yamin.
Ke depan, Ia ingin memastikan komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin dalam memberi pelayanan terbaik terhadap warga di setiap lini itu dapat semakin kuat dan terakomodir tanpa pandang bulu.
“Artinya kita ingin komitmen untuk memperkuat integritas, akuntabilitas dan kualitas pelayanan publik kita di semua ini, termasuk respon cepat terhadap pengaduan masyarakat itu dapat dilakukan,” tandasnya.
Kabag Organisasi Setdako Banjarmasin, Eka Rahayu Normasari, mengungkapkan capaian pelayanan publik di tahun ini memang mengalami peningkatan. Meski begitu, pihaknya tetap akan mengevaluasi sejumlah kategori yang masih belum tersentuh.
“Memang ada peningkatan dalam kategori PEKPPP dan indeks RB kita, namun implementasi SAKIP ada penurunan sedikit, lalu untuk Mal Pelayanan Publik karena kita baru tahun lalu jadi belum ikut, juga kategori budaya kerja Berakhlak itu masih kita telusuri dan kaji lagi,” papar Ayu. via

