
BANJARMASIN – Berbagai inovasi dimasuk dalam program 100 hari kerja Walikota dan Wakil WalikKota Banjarmasin Yamin – Ananda. Di antaranya, sejumlah sungai akan dilakukan pengerukan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman mengungkapkan pengerukan itu dilakukan pada sungai-sungai di kota ini yang sudah mengalami pendangkalan.
“Banyak sungai yang harus dilakukan pengerukan karena menjadi penyebab banjir atau calap. Tentunya dinas PUPR yang melakukanny,” ucap Ikhsan usai Ekspose Rencana Aksi dan Progres Pencapaian Target Program 100 Hari Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin, belum lama tadi
Pengerukan sungai merupakan langkah normalisasi sungai dalam upaya penanggulangan banjir rob yang sering terjadi di Banjarmasin.
Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Hizbul Wathony menuturkan dalam pengerukan sungai yang masuk dalam program 100 hari kerja, ada 10 sungai yang diprioritaskan.
10 Sungai itu yakni, Sungai Kawasan ULM, Sungai Perigi, Sungai Permata Regency, Sungai Pemurus, Sungai Limah, Sungai Lulut, Sungai Belitung, Sungai Sutoyo, Sungai Japri Zam-zam dan Sungai Tatas.
“10 Sungai yang ditargetkan ini berada di tengah-tengah kota yang memang sudah kita programkan sejak tahun 2021 setelah banjir tinggi waktu itu karena kawasan sana yang paling terdampak dan sering dilanda banjir rob,” ungkap Thony.
Dikatakannya, program 100 hari kerja itu, seirama dengan program PUPR Kota Banjarmasin dalam penanganan banjir terutama di kawasan rawan dengan durasi surut atau air turun cukup lama saat tergenang.
Selain itu, mengingat beberapa sungai yang dipinggirannya masih ada rumah penduduk maka pengerukan juga harus hati-hati dan tidak terlalu dalam agar tidak menyebabkan longsor.
” Kira-kira pengerukan hanya bisa dilakukan paling 1 sampai 1,5 meter saja di bagian tengah sungai dan melihat lokasinya, “katanya.
Menurutnya dengan adanya pengurukan sungai, tentunya mampu membantu dalam menampung volume air saat pasang ataupun dalam kondisi curah hujan tinggi untuk sementara waktu.
Pekerjaan pengerukan sungai saat ini dalam proses Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) yang ditargetkan akhir bulan ini sudah berkontrak.
“Mudah-mudahan akhir April ini sudah berkontrak dan kita usahakan pekerjaannya berbarengan untuk ke 10 sungai itu,” tuturnya.
Mengenai anggaran program ini, ia membeberkan tiap sungainya diperkirakan Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar tergantung luas dan panjang sungai. via

