Mata Banua Online
Senin, April 20, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemilik Chelsea Bisa Pecah Kongsi Gara-gara Stadion?

by Mata Banua
25 Maret 2025
in Olahraga
0
D:\2025\Maret 2025\26 Maret 2025\9\9\Olahraga Rabu\pemilik.jpg
Pemilik Bersama Chelsea Behdad Eghbali dan Todd Boehly.9foto;mb/eb)

Los Angeles – Pemilik Chelsea, Todd Boehly dan Behdad Ehgbali, bisa saja pecah kongsi dalam waktu dekat. Ini gara-gara perbedaan rencana soal stadion The Blues.

Sejak berdiri pada 1905, Chelsea memang menempati Stamford Bridge. Namun, stadion berkapasitas 40.173 tempat duduk itu dinilai sudah usang dan terlalu kecil untuk klub sekelas Chelsea.

Berita Lainnya

Sociedad Juara Piala Raja Setelah Kalahkan Atletico

Sociedad Juara Piala Raja Setelah Kalahkan Atletico

19 April 2026
Tottenham Tertahan di Zona Degradasi

Tottenham Tertahan di Zona Degradasi

19 April 2026

Oleh karenanya, pemilik klub tengah membuat rencana untuk menambah kapasitas stadion, yang berarti bisa memperbesar pemasukan klub dari tiket pertandingan.

Ada dua opsi untuk Chelsea, yakni pertama merenovasi Stamford Bridge dan yang kedua adalah membangun stadion baru di lokasi berbeda. Keduanya sama-sama punya kendala besar terkait ketersediaan lahan.

Jika harus memperbesar kapasitas Stamford Bridge, maka Chelsea akan menggusur perumahan di sekitar stadion. Sementara untuk opsi kedua pun tidak berbeda jauh masalah, sekalipun akan membangun di daerah Earl’s Court.

Sampai saat ini Boehly dan Eghbali rupanya belum sepaham soal rencana renovasi stadion. Bisa saja keduanya pecah kongsi apabila tidak ditemukan titik temu.

“Kami harus berpikir jangka panjang tentang apa yang ingin kami capai. Kami memiliki peluang besar untuk mengembangkan stadion dan itu harus kami pikirkan secara matang,” ujar Boehly kepada Bloomberg.

“Saya rasa itulah titik di mana kami bisa sejalan atau memutuskan untuk mengambil jalan masing-masing,” lanjutnya.

Boehly saat ini cuma menguasai 12,8 persen saham Chelsea, sementara Eghbali melalui perusahaan Clearlake Capital menguasai mayoritas 61,6 persen saham.

“Terkait Status quo saat ini tidak ada masalah. Kami belajar satu sama lain dan bisa mencari jalan keluar bersama. Dan asal Anda tahu saja, saya rasa kami punya banyak cara untuk menyelesaikannya.”

dtc

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper