Mata Banua Online
Minggu, April 26, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kusutnya MinyaKita, Takaran Disunat, Harga tak Sesuai HET

by Mata Banua
11 Maret 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\Maret 2025\12 Maret 2025\7\hal Ekonomi (12     Maret))\hal 7 - 2 klm (bawah).jpg
(foto:mb/web)

JAKARTA – Penyediaan minyak goreng rakyat lewat produk Minyakita menuai polemik. Program yang lahir setelah adanya gonjang-ganjing harga minyak goreng pada akhir 2021 dan awal 2022 itu justru bermasalah. Di lapangan, ditemukan produk Minyakita yang didistribusikan tidak sesuai takaran atau di bawah 1 liter.

Tak hanya itu, harga jual yang semestinya dipatok dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 15.700 per liter tak bisa dipenuhi. Akan tetapi, lantaran harga jualnya masih tetap lebih rendah dari harga minyak goreng kualitas premium, Minyakita tetap diburu warga.

Berita Lainnya

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

24 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Merosot

Harga Emas Antam Kembali Merosot

23 April 2026

Pedagang di Pasar Gondangdia, Jakarta Pusat bahkan mengungkapkan terjadinya kelangkaan Minyakita dalam beberapa bulan terakhir. Padahal permintaan masyarakat terhadap minyak goreng rakyat tersebut tetap tinggi.

“Susah Minyakita, sudah lama, dua atau tiga bulan yang lalu,” kata salah satu pedagang di Pasar Gondangdia, seorang pedagang besar saat ditemui di Pasar Gondangdia, Jakarta Pusat.

Menurut penuturan pedagang ini, Minyakita sebenarnya terus dicari oleh pembeli atau konsumen. Ia menyampaikan, viralnya Minyakita yang takarannya tidak sesuai dengan yang seharusnya tidak menyurutkan para konsumen untuk mencari Minyakita. Ia menyebut, harga yang murah tetap menjadi daya tarik utama bagi konsumen dalam memilih produk.

“Apanya yang enggak tertarik? Kan murah. Kalau ada (Minyakita) mah laku. Biar dikurangin (takarannya) juga, kalau harganya murah, orang mau saja,” ungkapnya.

Kenyataannya, ia mnyebut ada banyak calon pembeli menanyakan Minyakita, yang pada akhirnya sebagian dari mereka memilih membeli minyak dengan merek lainnya yang tersedia dengan harga yang lebih tinggi dibanding Minyakita.

Pedagang ini menjajakan beragam jenis minyak goreng. Mulai dari Tropical, Masku, Kunci Mas, Mitra, Fitri, hingga minyak Barco. Minyak-minyak tersebut dijual dengan harga termurah Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu per liter. Sementara Minyakita diketahui dijajakan sebesar Rp 18.000 per liter.

Dia mengungkapkan dalam tiga hari terakhir selalu ada sidak Minyakita yang diduga dilakukan pemerintah, namun ia tidak mengetahui pihak mana yang melakukan sidak. Dalam kesempatan sidak tersebut, dia menyebut bahwa ia menyampaikan kepada yang bersangkutan mengenai kelangkaan Minyakita yang terjadi belakangan ini.

“Saya bilang, mungkin pemerintah subsidinya kurang tuh. Kalau subsidinya kurang, orang pabrik enggak mau jual rugi, akhirnya dikurangi (takarannya). Terus sekarang dilangkain,” cerita nya.

“Sidak mulu, apanya yang disidak? Minyakita enggak ada. Emang enggak ada barangnya,” lanjutnya.

Di lokasi yang sama, seorang pedagang sembako lainnya, Rusno mengungkapkan memang para pembeli hingga kini masih terus mengincar Minyakita karena harganya yang terjangkau dibandingkan merek minyak goreng lainnya. Ia menyebut tidak ada pembeli yang mengeluhkan soal takaran Minyakita yang tidak sesuai dengan semestinya. “Justru pada nyari Minyakita. Belakangan minta, tapi enggak ada (barangnya),” ujar Rusno. rep/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper