Mata Banua Online
Jumat, April 10, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Banyak Manfaat, Tapi Hati-hati Efek Samping Minum Rebusan Kumis Kucing

by Mata Banua
11 Maret 2025
in Mozaik
0
D:\2025\Maret 2025\12 Maret 2025\11\Halaman 1-11 Rabu\banyak.jpg
(foto:mb/web)

Tanaman kumis kucing banyak digunakan sebagai sarana pengobatan herbal untuk sejumlah penyakit. Meski terbilang alami, ada efek samping kumis kucing yang perlu diwaspadai.

Kumis kucing alias Orthosiphon aristatus kerap digunakan sebagai tanaman obat. Kumis kucing terkenal akan khasiatnya untuk mengobati infeksi saluran kencing dan penyakit ginjal.

Berita Lainnya

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

10 Februari 2026
5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

10 Februari 2026

Mengutip berbagai sumber, khasiat ini berasal dari kandungan senyawa kimia pada kumis kucing seperti polifenol, alkaloid, saponin, flavonoid, sinensetin, asam rosmarin, dan asam klorogenat.

Kumis kucing bisa mendukung proses pemulihan untuk kondisi penyakit tertentu. Meski termasuk obat herbal, tetap saja kumis kucing memiliki efek samping sehingga perlu berhati-hati saat memanfaatkannya.

1. Kelebihan litium pada tubuh

Sebaiknya hindari konsumsi kumis kucing bersamaan dengan obat kimia, terutama yang mengandung litium. Obat yang mengandung litium seperti obat hipertensi, obat bipolar, dan gangguan mood.

Mengutip berbagai sumber, saat obat dikonsumsi bersamaan dengan kumis kucing, tubuh kesulitan membuang kelebihan litium.

Tubuh yang kelebihan litium memicu gejala linglung, masalah koordinasi dan keseimbangan, gerakan mata tidak terkontrol, mual, muntah, dan sakit perut.

2. Tekanan darah terlalu rendah

Ramuan kumis kucing memiliki efek antihipertensi. Sebaiknya hindari mengonsumsi bersamaan dengan obat hipertensi sebab tekanan darah bisa terlalu rendah.

Tekanan darah terlalu rendah bisa memicu pandangan kabur, pusing, kedinginan, sakit kepala ringan, sampai pingsan.

3. Penurunan kadar natrium

Tubuh memerlukan berbagai macam mineral agar berfungsi baik, salah satunya natrium. Rupanya, konsumsi kumis kucing dalam jangka panjang bisa menurunkan kadar natrium pada tubuh.

Kadar natrium yang rendah bisa memicu gangguan elektrolit dengan gejala antara lain sakit kepala, mual, muntah, kram otot, kejang, dan penurunan kesadaran.

4. Penumpukan cairan

Pada sebagian orang, konsumsi kumis kucing berlebihan bisa memicu edema atau penumpukan cairan di jaringan tubuh. Biasanya, penumpukan cairan terjadi pada kaki atau lengan.

Penumpukan cairan sampai bengkak akan membuat kesulitan beraktivitas, rasa nyeri, dan gatal pada area kulit. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper