Mata Banua Online
Rabu, April 8, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pertamina Ajak Warga Kuin Cerucuk Budidayakan Cabai

by Mata Banua
9 Maret 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Maret 2025\10 Maret 2025\5\hal 5\Community Developmet Officer PT. Pertamina Patra Niaga Integrated.jpg
COMMUNITY Development Officer PT. Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Banjarmasin, Adi Lukman membagikan 80 pohon cabai untuk ibu-ibu Dasawisma Kuin Cerucuk. (Foto :mb/via)

BANJARMASIN – PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Banjarmasin mengajak ibu-ibu di Kelurahan Kuin Cerucuk, untuk membudidayakan tanaman cabai.

Community Development Officer PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Banjarmasin, Adi Lukman Arifin mengatakan dipilihnya tanaman cabai ini karena salah satu penyebab inflasi, karena harganya sering mengalami kenaikan.

Berita Lainnya

Walikota Sepakat Benahi Banjir dari Hulu ke Hilir

Walikota Sepakat Benahi Banjir dari Hulu ke Hilir

7 April 2026
Disdik Kaji Kesiapan Full Day pada Tingkat SD

Disdik Kaji Kesiapan Full Day pada Tingkat SD

7 April 2026

Pihaknya sengaja mengajak ibu-ibu dalam konsep urban Farming Budidaya Lombok dalam Polybag melalui program Pertamina Hijau sebagai penguatan ketahanan pangan dan upaya menekan inflasi.

“Seperti kita tahu, salah satu faktor penyumbang angka inflasi itu adalah cabai yang harganya saat ini tinggi. Jadi kita menekan inflasi dari tingkat paling dasar yakni rumah tangga dulu,” ucap Adi, di Kuin Cerucuk, Jumat (7/3).

Dengan memberdayakan ibu-ibu kader posyandu dan Dasawisma di Kelurahan Kuin Cerucuk diharapkan bisa merawat dan memanen tanaman cabainya sendiri yang telah diberikan.

Ia memastikan program ketahanan pangan dan upaya menekan inflasi ini akan terus berkelanjutan dengan melakukan evaluasi terukur.

“Nanti kita lihat yang sudah berhasil budidaya cabai akan kita support dengan tanaman lain. Entah nanti tanaman sayuran yang lain, contohnya seperti tomat. Intinya tanaman yang kami bagi bukan yang sekali panen tapi kontinyu,” jelasnya.

Selain itu, program membagikan pula 80 pohon cabai yang diintegrasikan dengan program darurat sampah yang mana sampah rumah tangga organik bisa dijadikan pupuk untuk tanaman yang telah diberikan.

Sementara, Lurah Kuin Cerucuk, Haris Fadilah sangat mengapresiasi kegiatan dari program Pertamina Patra Niaga yang telah memberdayakan para ibu kader posyandu dan dasawisma untuk ketahanan pangan dan menekan angka inflasi yang dimulai dengan menanam pohon cabai sendiri di rumah.

Terlebih, kondisi darurat sampah di Kota Banjarmasin saat ini. Tentu diharapkan bisa memanfaatkan sampah organik rumah tangga untuk pupuk tanaman cabai yang mereka rawat.

“Selain membiasakan mereka menanam sendiri di rumah. Tentunya ini juga salah satu upaya dalam mengurangi sampah organik dengan membuat pupuk sendiri untuk tanaman cabai yang dibagikan tadi,” pungkasnya. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper