Mata Banua Online
Senin, April 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Dinkes Periksa Sejumlah Sampel Makanan di Pasar Wadai Ramadan

by Mata Banua
9 Maret 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Maret 2025\10 Maret 2025\5\hal 5\dr Tabiun Huda.jpg
DOKTER Tabiun Huda, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.9foto:mb/web)

BANJARMASIN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin memeriksa sejumlah sampel makanan di Pasar Wadai Ramadhan, yang berada di kawasan Siring 0 Kilometer.

Pemeriksaan sampel makanan ini dilakukan untuk memastikan dan menjaga mutu makanan yang di jajakan di Pasar Wadai Ramadhan terjamin, aman dan bebas dari kandungan zat berbahaya.

Berita Lainnya

Walikota Launching Logo 500 Tahun Banjarmasin

Walikota Launching Logo 500 Tahun Banjarmasin

5 April 2026
Diskopumker Prioritaskan KMP dan Penguatan UMKM

Diskopumker Prioritaskan KMP dan Penguatan UMKM

5 April 2026

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Tabiun Huda menerangkan, dalam pemeriksaan sejumlah sampel makanan ini pihaknya bekerjasama dengan Disbudporapar Kota Banjarmasin.

“Ini agar makanan yang dijual di pasar wadai bisa diyakinkan aman untuk dikonsumsi,” ucap Tabiun.

Dilanjutkannya, untuk fokus selama pemeriksaan sendiri adalah bakteri-bakteri yang terkandung hingga zat-zat pewarna yang terkandung dalam makanan yang ada.

Tabiun pun menerangkan, sebagian sampel yang diambil adalah dari makanan dan minuman yang dicurigai atau diduga mengandung zat-zat yang berbahaya.

Misalnya seperti makanan dan minuman yang memiliki warna yang mencolok dan lainnya.

Adapun setelah sejumlah sampel ini diambil, Tabiun menerangkan selanjutnya akan dicek di laboratorium untuk melihat kandungan dan bahan asli yang ada di dalamnya. “Kira-kira nanti sekitar satu pekan setelah diambil sampel, baru hasilnya bisa kita ketahui,” tandasnya. jjr

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper