Mata Banua Online
Kamis, Maret 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Bang Dhin: Layanan Publik Harus Berjalan Optimal

Terkait Efisiensi Anggaran

by Mata Banua
6 Maret 2025
in Banjarmasin, Indonesiana
0
D:\2025\Maret 2025\7 Maret 2025\2\Layanan Publik Harus Berjalan Optimal.jpg
ANGGOTA Komisi I DPRD Provinsi Kalsel HM Syaripuddin.(foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Saat ini proses efisiensi anggaran tengah berlangsung terhadap seluruh perangkat daerah (SKPD) pada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Hal ini menyusul Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/833/SJ tanggal 23 Februari 2025 yang meminta kepada gubernur dan bupati/walikota seluruh Indonesia untuk melakukan efisiensi pada sejumlah komponen balanja dalam APBD Tahun Anggaran 2025.

Berita Lainnya

PAM Bandarmasih Sebarkan 50 Paket Sembako

PAM Bandarmasih Sebarkan 50 Paket Sembako

5 Maret 2026
Walikota Imbau Masyarakat Bayar Zakat Melalui Baznas

Walikota Imbau Masyarakat Bayar Zakat Melalui Baznas

5 Maret 2026

Pemerintah daerah di minta untuk mengidentifikasi atas efisiensi belanja dengan memperhatikan berbagai aspek yang meliputi urgensi, kualitas penyelenggaraan, muatan substansi, serta sasaran manfaat yang ditujukan untuk mendukung Asta Cita sebagai misi pemerintah dan 17 program prioritas, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan HM Syaripuddin mengatakan, efisiensi anggaran sepatutnya dilaksanakan dengan sebaik mungkin karena dalam surat edaran Mendagri sudah jelas mengatur mekanismenya, sehingga yang perlu dilakukan oleh perangkat daerah melakukan efisiensi dengan pencermatan tanpa mengesampingkan program prioritas pelayanan publik.

“Efisiensi anggaran ini harus dilakukan dengan pencermatan yang baik, misalnya dengan penajaman rencana kerja dan memfokuskan anggaran untuk program prioritas atau kegiatan yang sifatnya pelayanan publik, serta memiliki dampak langsung terhadap masyarakat. Hal ini agar layanan publik tetap berjalan secara optimal,” ucap politisi PDIP yang akrab di sapa Bang Dhin tersebut, Kamis (6/3).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan total efisiensi atau penghematan belanja kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah sekitar Rp 306 triliun.

Dari jumlah tersebut, Rp 100 triliun dikabarkan di alihkan untuk program Makan Bergizi Gratis, sehingga total pelaksanaan program ini mencapai Rp 171 triliun. rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper