Minggu, Agustus 31, 2025
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
No Result
View All Result
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Anggota DPRD Soroti Kesulitan Warga Dapatkan Gas Elpiji

by Mata Banua
3 Maret 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Maret 2025\4 Maret 2025\5\hal 5\Anggota DPRD Kota Banjarmasin Hilyah Aulia saat menggelar reses.jpg
ANGGOTA DPRD Kota Banjarmasin Hilyah Aulia saat menggelar reses dengan masyarakat di Kelurahan Teluk Kelayan di Banjarmasin Barat pada 28 Februari 2025.(foto:mb/ant)

BANJARMASIN – Anggota DPRD Kota Banjarmasin Hilyah Aulia menyoroti keluhan masyarakat terkait gas elpiji, khususnya yang tiga kilogram di bulan Ramadhan 1446 H atau 2025 M.

“Masyarakat banyak yang mengeluh sulitnya mendapatkan gas elpiji tiga kilogram ini, jika ada cukup mahal di eceran,” ujarnya di Banjarmasin, Senin (3/3).

Artikel Lainnya

D:\2025\Agustus 2025\29 Agustus 2025\5\hal 5\Edy Wibowo.jpg

PAD Bertambah Rp 200 M, Tapi Masih Defisit

28 Agustus 2025
D:\2025\Agustus 2025\29 Agustus 2025\5\hal 5\TIM lapangan PAM Bandarmasih saat melakukn perbaikan.jpg

PAM Lakukan Pekerjaan Crossing Pipa, Arus Lalin Dialihkan

28 Agustus 2025
Load More

Dia mengatakan, permasalahan kelangkaan gas elpiji tiga kilogram ini disampaikan masyarakat kepadanya selama turun kegiatan reses pada 27-28 Februari 2025 di beberapa kelurahan di Banjarmasin Barat.

“Hampir rata-rata masyarakat saat saya reses atau menyerap aspirasi langsung ke masyarakat menyampaikan keluhan terkait gas elpiji tiga kilogram yang sulit didapatkan, juga mahal di eceran,” ujar Hilyah.

Karenanya, kata dia, permasalahan ini akan di bawanya untuk dirapatkan di dewan, dengan mengundang Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin.

“Akan kita bawa permasalahan ini ke komisi II, kita panggil nantinya Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin untuk mencari solusi terkait permasalahan gas elpiji tiga kilogram ini,” ujarnya.

Dia pun meminta pihak berwajib demikian juga Satpol PP untuk melakukan pengawasan ketat di lapangan terkait distribusi gas elpiji tiga kilogram ini ke masyarakat kecil, hingga tidak ada oknum yang bermain.

“Jangan sampai permasalahan ini mengganggu ibadah puasa masyarakat,” ujarnya.

Menurut Hilyah, permasalahan gas elpiji tiga kilogram sulit didapatkan masyarakat menjadi hal yang berlarut-larut, padahal menurut pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Artinya ini ada yang bermain, harus ditindak,” ujarnya.

Selain gas elpiji tiga kilogram, kata Hilyah, masyarakat juga banyak menyampaikan aspirasi saat reses tersebut, di antaranya terkait pembangunan jalan, bantuan sosial hingga masalah sampah yang lagi viral di daerah ini.

“Ini karena buntut Tempat Pengelolaan Akhir Sampah (TPAS) Basirih ditutup Kementerian Lingkungan Hidup, hingga jadi darurat sampah di daerah kita, kita harap Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin yang baru ini bisa mencari solusinya,” pungkasnya. ant

 

ShareTweetShare

Search

No Result
View All Result

Jl. Lingkar Dalam Selatan No. 87 RT. 32 Pekapuran Raya Banjarmasin 70234

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA