Mata Banua Online
Kamis, April 9, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Angka Laka Lantas Berhasil Turun

by Mata Banua
27 Februari 2025
in Banjarmasin, Indonesiana
0
D:\2025\Februari 2025\28 Februari 2025\2\Angka Laka Lantas Berhasil Turun.jpg
KOMBES Pol Fahri Anggia Natua Siregar.(foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil menurunkan jumlah kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) pada awal 2025 melalui upaya serius, komprehensif, dan holistik.

“Kami berkomitmen fokus mencegah dan menangani laka lantas. Alhamdulillah angkanya jauh menurun di dua bulan pertama awal tahun ini,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Fahri Anggia Natua Siregar, Kamis (27/2).

Berita Lainnya

Walikota dan Dandim 1007 Tanam Padi di Sungai Andai

Walikota dan Dandim 1007 Tanam Padi di Sungai Andai

8 April 2026
Yamin Minta Dukungan Perluasan Wilayah ke Pemprov

Yamin Minta Dukungan Perluasan Wilayah ke Pemprov

8 April 2026

Ia memaparkan, data laka lantas pada Januari 2025 sebanyak 64 kasus dengan korban meninggal dunia 16 orang. Sedangkan pada Januari 2024, terjadi 75 kasus dengan korban meninggal dunia 35 orang.

Penurunan juga terjadi pada Februari 2025 dengan 49 kasus dan korban meninggal dunia 18 orang. Sementara periode yang sama tahun lalu ada 62 kasus laka lantas dengan korban meninggal dunia 26 orang.

Hal yang dilakukan Fahri untuk menurunkan angka laka lantas, yakni dengan menggulirkan langkah pencegahan dan penanganan lewat strategi 5E, yaitu education, encouragement, engineering, enforcement of law, dan emergency of response.

Ia menyebutkan, aksi nyata berupa mengimbau masyarakat untuk tertib berlalu lintas, memasang rambu-rambu, membentuk komunitas pelopor tertib berlalu lintas, patroli, penjagaan dan pengaturan serta penegakan hukum dengan ETLE, termasuk penanganan cepat korban di lokasi, maka laka lantas dan fatalitas korban dapat di tekan.

Menurutnya, hal yang penting juga diketahui masyarakat mengenai black spot atau titik rawan kecelakaan dan trouble spot atau titik rawan kemacetan.

“Kami pasang semacam patung atau monumen bekas kendaraan korban laka lantas hingga banner dan papan peringatan sejenis untuk meningkatkan keselamatan berkendara,” jelansya.

Fahri pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja bersama menghadirkan keselamatan di jalan raya. Begitu juga dengan masyarakat yang telah tertib berlalu lintas, ia berharap budaya sadar keselamatan ini dapat terus di jaga.

“Tren positif ini kita kawal bersama agar tidak terulang data di 2024, yaitu terjadi 900 kasus laka dengan korban meninggal dunia 384 orang,” pungkasnya. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper