Mata Banua Online
Sabtu, April 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Ternyata, Rutin Jalan Kaki 40 Menit 3 Kali Seminggu Bikin Ingatan Kuat Sampai Tua

by Mata Banua
27 Februari 2025
in Mozaik
0
D:\2025\Februari 2025\28 Februari 2025\11\Halaman 1-11 Jumat\ternyata.jpg
(foto:mb/web)

Salah satu manfaat dari rutin jalan kaki adalah mampu meningkatkan fungsi otak, sehingga membuat seseorang terhindar dari pikun di hari tua. Tidak perlu lama-lama, penelitian menunjukkan bahw 40 menit merupakan waktu yang direkomendasikan.

Dikutip dari Times of India, untuk meningkatkan daya ingat dan sistem kognitif, tidak perlu berjalan kaki selama 40 menit setiap hari. Tiga kali dalam seminggu sudah menjadi waktu yang ideal.

Berita Lainnya

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

10 Februari 2026
5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

10 Februari 2026

Penelitian di tahun 2011 yang dilakukan para peneliti dari University of Pittsburgh, University of Illinois, Rice University, dan Ohio State University tersebut menemukan bahwa orang dewasa yang rutin melakukan jalan kaki 40 menit, minimal tiga kali seminggu dapat meningkatkan ingatan mereka.

Penelitian ini difokuskan pada orang dewasa yang sudah mengalami atrofi hipokampus, kondisi saat sel-sel otak dalam hipokampus mengecil dan berkurang, sehingga mengalami penurunan fungsi seperti kehilangan memori dan disorientasi.

Studi ini dipublikasikan dalam Proceedings of The National Academy of Sciences (PNAS). Dengan partisipan sebanyak 120 orang dewasa tua yang tidak banyak bergerak dan tidak memiliki demensia.

Penelitian dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama yang melakukan jalan kaki 40 menit, tiga kali seminggu. Sedangkan kelompok kedua melakukan latihan peregangan dan pengencangan.

Mereka yang rutin berjalan kaki mengalami peningkatan volume hipokampus kiri dan kanan sebesar 2,12 persen dan 1,97 persen. Namun, kelompok yang hanya melakukan peregangan mengalami penurunan volume hipokampus kiri dan kanan sebesar 1,40 dan 1,43 persen.

Pada uji memori spasial, mereka yang melakukan jalan kaki juga mengalami peningkatan fungsi memori dan peningkatan ukuran hipokampus. Peningkatan ukuran hikompus juga dikaitkan dengan meningkatnya brain-derived neurotrophic factor (BDNF).

Direktur Beckman Institute di University of Illinois Art Kramer mengatakan bahwa kondisi atrofi hipokampus di hari tua memang kadang sulit dihindari. Namun, rutin berjalan kaki atau melakukan olahraga intensitas sedang dapat meningkatkan volume hipokampus.

“Hasil penelitian kami sangat menarik karena menunjukkan bahwa olahraga ringan yang dilakukan orang dewasa yang tidak banyak bergerak dapat menghasilkan peningkatan signifikan dalam daya ingat dan kesehatan otak,” kata Kramer.

“Peningkatan itu memiliki implikasi penting bagi kesehatan warga negara dan populasi orang dewasa yang terus bertambah di seluruh dunia,” tutupnya. dth

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper