
BANJARMASIN – Polresta Banjarmasin menjadikan halaman mako sebagai kantong parkir bagi ratusan jemaah yang menghadiri Haul ke-5 KH Ahmad Zuhdiannor atau Guru Zuhdi.
“Alhamdulillah halaman mako polresta bisa menampung ratusan motor jemaah haul,” ucap Kasi Humas Polresta Banjarmasin Ipda Sunarmo, Selasa (25/2).
Ia menyebutkan bahwa ini merupakan salah satu pelayanan Polri kepada masyarakat, selain dukungan Polri untuk kelancaran haul ke-5 Guru Zuhdi.
Selain menyediakan tempat parkir, Polresta Banjarmasin juga melibatkan 1.000 personil gabungan untuk mengamankan kegiatan haul di kawasan Kubah Abah Haji Kompleks Masjid Jami Sungai Jingah.
“Seribu personel ini gabungan sudah termasuk polda serta dari kodim, dishub dan Sat Pol-PP Kota Banjarmasin,” kata Wakapolresta Banjarmasin AKBP Arwin Amrih Wientama.
Ia mengatakan, seluruh personel yang terlibat bekerja sama dengan para relawan yang membantu memberikan pelayanan kepada jamaah.
Selain menempatkan personel di darat atau sekitar lokasi haul, Polresta Banjarmasin juga menempatkan personel satuan polairud di jalur sungai guna menjaga keselamatan para jamaah yang datang menggunakan kapal atau perahu.
Untuk melayani jamaah yang kelelahan atau ingin beristirahat, polisi juga mendirikan posko kesehatan di Jalan DI Panjaitan mendekati persimpangan kawasan Pasar Lama.
Arwin mengimbau kepada para jamaah agar dapat mematuhi petunjuk petugas dan relawan di lapangan demi kelancaran dan keamanan bersama, termasuk memarkirkan kendaraannya di kantong-kantong parkir yang telah disediakan.
Diketahui, Guru Zuhdi wafat pada usia 47 tahun pada Sabtu (2/5/2020) atau bertepatan dengan 9 Ramadhan 1441 H saat dalam penanganan medis di Rumah Sakit Medistra Jakarta.
Masyarakat Kalimantan Selatan pun kehilangan sosok ulama besar yang di kenal santun dan menjadi suri teladan bagi jamaah yang sering menghadiri pengajian di berbagai tempat, terutama di Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin. sam/ant

