Mata Banua Online
Sabtu, April 4, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Bahaya Rebus Mi dengan Bungkusnya, Awas Ancaman Zat Kimia Berbahaya

by Mata Banua
25 Februari 2025
in Mozaik
0
D:\2025\Februari 2025\26 Februari 2025\11\Halaman 1-11 Rabu\bahaya.jpg
(foto:mb/web)

Banyak orang memilih cara praktis saat memasak mi instan, salah satunya dengan langsung merebus bersama bungkus plastiknya. Tapi, apakah bahaya merebus mi dengan bungkusnya?

Kebiasaan merebus mi dengan bungkusnya memang bukan kebiasaan yang baik, apalagi untuk dilakukan setiap saat. Peneliti dari Pusat Penelitian Kimia Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Joddy Arya Laksmono menyebut kemasan plastik mengandung berbagai senyawa kimia yang dapat larut ke dalam makanan, terutama saat terkena suhu tinggi.

Berita Lainnya

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

10 Februari 2026
5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

10 Februari 2026

“Dalam memasak makanan menggunakan kemasan, terdapat aspek yang harus diperhatikan untuk memastikan keamanan dan mencegah risiko kontaminasi bahan kimia,” jelas Joddy beberapa waktu lalu.

Ketika plastik dipanaskan, terutama yang terbuat dari polivinil klorida (PVC), dapat terjadi pelepasan flatat, zat kimia yang mengganggu keseimbangan hormon. Selain itu, pemanasan plastik juga berisiko membentuk dioksin, zat karsinogenik yang meningkatkan risiko kanker seperti kanker hati dan kulit.

Dioksin sendiri merupakan senyawa yang sangat beracun dan dapat menumpuk dalam tubuh jika terus-menerus terpapar. Senyawa ini tidak hanya berbahaya dalam jangka pendek, tetapi juga bisa menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan.

Paparan zat kimia dari kemasan plastik yang dipanaskan bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, di antaranya:

• Gangguan hormon akibat flatat yang dapat mengacaukan sistem endokrin.

• Meningkatkan risiko kanker karena terbentuknya dioksin.

• Paparan bahan kimia beracun yang dapat menyebabkan gangguan metabolisme dan imun tubuh.

Apakah semua plastik berbahaya?

Tidak semua plastik berbahaya saat dipanaskan. Ada beberapa jenis kemasan yang memang dirancang untuk tahan terhadap suhu tinggi dan tidak melepaskan senyawa beracun.

Namun, kebanyakan plastik sekali pakai seperti styrofoam, wadah polistirena, atau kantong plastik biasa tidak dibuat untuk menahan suhu tinggi dan sangat berisiko melepaskan zat kimia berbahaya.

Cara aman memasak mi instan

Salah satu menu mi instan sehat di acara Lunch at Newsroom CNN Indonesia. CNN Indonesia/Safir MakkiIlustrasi. Cara aman masak mi instan, jangan sertakan bungkusnya. (safir makki/cnnindonesia.com)

Untuk menghindari risiko kesehatan, sebaiknya memasak mi instan dengan cara yang benar:

1. Lepaskan mi dari bungkus plastik sebelum direbus.

2. Gunakan panci atau wadah yang aman untuk memasak.

3. Hindari menggunakan styrofoam atau kemasan plastik sekali pakai untuk air panas.

4. Pastikan alat masak berbahan stainless steel atau kaca tahan panas.

Itulah penjelasan terkait bahaya rebus mi dengan bungkusnya. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper