Mata Banua Online
Kamis, April 9, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Ananda Bahas Sampah dengan Profesor dari Jepang

by Mata Banua
23 Februari 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Februari 2025\22 Februari 2025\5\Walikota Banjarmasin HM Yamin dan wakilnya Ananda saat prosesi pelantikan.jpg
WALIKOTA Banjarmasin HM Yamin dan wakilnya Hj Ananda saat prosesi pelantikan.(foto:mb/ist)

BANJARMASIN – HM Yamin HR – Hj Ananda resmi dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin oleh Presiden RI, Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Kamis (20/2).

Meski sudah dilantik, Yamin harus menjalani retreat Akademi Militer di Magelang selama sepekan. Sedangkan Ananda langsung menjalankan Program Seratus Hari Kerja yang diprioritaskan. Di antaranya penanganan masalah darurat sampah bersama SKPD dan pihak-pihak terkait.

Berita Lainnya

Walikota dan Dandim 1007 Tanam Padi di Sungai Andai

Walikota dan Dandim 1007 Tanam Padi di Sungai Andai

8 April 2026
Yamin Minta Dukungan Perluasan Wilayah ke Pemprov

Yamin Minta Dukungan Perluasan Wilayah ke Pemprov

8 April 2026

Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda, Senin (24/2) hari ini, memimpin apel perdana di Balai Kota Banjarmasin. Selain itu, ia akan mengadakan pertemuan dengan profesor dari Jepang yang merupakan ahli tata ruang.

“Beliau datang sendiri ke Banjarmasin untuk memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Banjarmasin, terkait darurat sampah. Jadi kita akan langsung bekerja,” kata Nanda.

Walikota HM Yamin sebelumnya mengatakan, pihaknya sebenarnya memiliki 22 program kerja prioritas. “Namun saat ini kami mau tambahkan yang menjadi prioritas adalah penanganan masalah sampah dan sungai,” ujarnya, sebelum pelantikan.

Dia menuturkan, pihaknya juga sudah beberapa kali melaksanakan konsolidasi dan koordinasi dengan akademisi terkait penanganan sampah. Bahkan, pihaknya akan membuat konsep bagaimana pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Basirih ke depannya.

Kemudian, konsep itu akan dibawa ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk dipresentasikan. “Setidaknya, ada kelonggaran dari KLH agar TPA Basirih tidak sepenuhnya ditutup, untuk dilakukan pengolahan sampah di area tersebut,” kata Yamin. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper