
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat untuk mewaspadai Flu Jepang.
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin mengatakan, penyebaran Flu Jepang melalui droplet di udara ketika penderita batuk atau bersin maupun kontak langsung dengan permukaan yang terkontaminasi di sekitarnya, kemudian melalui percikan air liur yang dikeluarkan penderita saat batuk atau bersin, dan yang tersebar di udara kemudian di hirup orang lain.
“Flu Jepang merupakan istilah untuk wabah influenza yang belakangan ini terjadi di negara Jepang, yang di akibatkan Bakteri Streptococcus Pneumoniae serta virus Influenza dan Rhinovirus,” katanya, Kamis (20/2).
Ia menjelaskan, berbagai gejala yang terjadi apabila terkena Flu Jepang, yakni mual, muntah, kelelahan, batuk, sesak nafas, demam, dan sakit kepala.
Ia menganjurkan apabila terinfeksi masyarakat dapat konsultasi ke dokter jika gejala bertambah berat, konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan menggunakan masker.
“Untuk itu kami mengimbau agar masyarakat sering mencuci tangan pakai sabun dan jaga kebersihan lingkungan. Hindari orang yang sedang sakit, kebiasaan hidup sehat, dan melaksanakan etika batuk dengan baik dan benar,” pungkasnya. ant

