
BANJARMASIN – Persatuan Wartawan Indonesia Kalimantan Selatan (PWI Kalsel) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel siap menyelenggarakan rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025.
Dalam HPN 2025 yang akan di hadiri peserta dari seluruh Indonesia, pihak PWI Kalsel melakukan pematangan SDM yang akan bertugas sebagai pendamping atau Liaison Officer (LO).
Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie menyebutkan, pertemuan bersama rekan-rekan LO untuk mematangkan layanan bagi peserta HPN 2025 yang di hadiri ribuan tamu, baik wartawan, tokoh pers nasional, sejumlah menteri.
“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang pertemuan wartawan, tetapi juga sarana meningkatkan kapasitas dan wawasan melalui seminar-seminar, serta sesi berbagi pengalaman dari tokoh-tokoh pers nasional. Kami juga akan mengadakan klinik olahraga yang akan menghadirkan mantan pemain tim nasional, seperti Bambang Pamungkas dan Chiristian Gonzales,” katanya, Selasa (4/2).
Ia menyampaikan, berbagai kegiatan akan di gelar dalam rangka HPN 2025, termasuk seminar-seminar, klinik sepak bola dan tenis yang akan berlangsung di Banjarmasin pada 7 hingga 8 Februari. Kegiatan puncak HPN sendiri akan diselenggarakan di Banjarbaru, tepatnya di depan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan pada 9 Februari mendatang.
Untuk memastikan kelancaran acara, PWI Kalsel juga menyiapkan tim pendamping bagi delegasi dari setiap provinsi yang hadir. Sebanyak 30 provinsi telah menyatakan kehadiran mereka dan tim pendamping akan bertugas mendata kedatangan, mengatur transportasi, serta memastikan akomodasi bagi para peserta.
“Setiap provinsi akan di fasilitasi untuk lima orang peserta yang mendapatkan tiga kamar hotel, transportasi, serta konsumsi. Jika ada peserta tambahan, mereka dapat berkoordinasi dengan panitia untuk mencari akomodasi sendiri,” ujarnya.
Panitia juga menekankan pentingnya menjaga sikap profesionalisme selama kegiatan berlangsung. Selain menghadiri seminar dan agenda resmi, peserta juga dapat mengunjungi berbagai destinasi wisata di Kalsel, seperti Martapura dan Sekumpul untuk mengenal lebih jauh budaya dan keunikan daerah setempat.
“Kami juga mengingatkan kepada semua LO untuk belajar sabar dan senyum dalam mendampingi tamu, sebab rekan-rekan LO ini tidak hanya sebagai perwakilan dari PWI Kalsel, namun juga sebagai representasi Provinsi Kalsel bahwa orang Banjar itu murah senyum, suka menolong, dan melayani dengan hati,” pungkasnya. rls

