
TANJUNG – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tabalong Norhayati mengungkapkan sepanjang tahun 2024, kunjungan para pemustaka ke Perpustakaan Daerah mengalami peningkatan.
Hal tersebut menurutnya tak lepas dari berbagai kegiatan inovatif dan fasilitas penunjang yang pihaknya telah sediakan, sehingga para pemustaka atau pengunjung meningkat.”Berdasarkan data kami, peningkatan jumlah kunjungan selama tahun 2024 mencapai sekitar 2 ribu orang. Awalnya 42.673 orang di tahun 2023, menjadi 44.354 orang di tahun 2024,” jelasnya di Kabupaten Tabalong, Jum’at (31/1).
Ia juga mengatakan, salah satu penyebab meningkatnya kunjungan pemustaka ini dipengaruhi dengan adanya berbagai kegiatan yang melibatkan peran serta masyarakat.”Mulai dari Gerakan Literasi Tabalong, layanan Minggu Ceria, perpustakaan berbasis inklusi sosial, penataan layout dan sarana perpustakaan yang nyaman. Hal tersebut berdampak pada peningkatan kunjungan ke perpustakaan,” ungkapnya.
Kepala Dispersip berharap, dengan bertambahnya kunjungan masyarakat ke perpustakaan dapat meningkatkan literasi dan masyarakat Kabupaten Tabalong. “Semoga meningkatnya kunjungan ini dapat meningkatkan literasi dan minat membaca masyarakat Tabalong, sehingga dapat menciptakan masyarakat yang lebih teredukasi dan memiliki wawasan yang lebih luas,” harapnya.
“Untuk menyikapi hal tersebut kami akan terus berupaya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengunjung guna semakin meningkatkan minat masyarakat untuk datang ke Perpustakaan Daerah,” pungkasnya.yan/rds

