Mata Banua Online
Senin, April 13, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Ini Langkah-langkah Mengatasi Cegukan pada Bayi

by Mata Banua
30 Januari 2025
in Mozaik
0
D:\2025\Januari 2025\31 Januari 2025\11\Halaman 1-11 Jumat\ini.jpg
(foto:mb/web)

Bayi, terutama bayi yang baru lahir, sering kali mengalami cegukan. Meski terkadang menggemaskan melihat mereka mengalami cegukan, tentu hal tersebut bisa membuat khawatir bila terjadi terus menerus.

Faktanya, seorang dokter anak bernama Kylie Liermann mengatakan cegukan pada bayi sangat umum terjadi. Ia bahkan menyebut cegukan lebih mengganggu pada orang dewasa dibanding bayi.

Berita Lainnya

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

10 Februari 2026
5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

10 Februari 2026

Meskipun tidak berbahaya, apakah yang menyebabkan cegukan pada bayi? dan bagaimanakah cara mengatasinya?

Cegukan kemungkinan disebabkan oleh iritasi pada diafragma, otot di dasar paru-paru. Terkadang, otot tersebut mengalami kejang atau kram.

Selain karena iritasi, merasa gembira atau gugup juga bisa mempengaruhi diafragma. Hal itu menyebabkan pita suara terjepit, sehingga menimbulkan suara cegukan yang khas.

Namun, bayi mengalami cegukan bahkan sejak sebelum mereka lahir. Banyak ibu hamil pernah merasakan getaran tanda cegukan dalam perut mereka. Cegukan sangat umum terjadi pada bayi baru lahir dan balita.

“Kami tidak tahu persis penyebabnya, tetapi cegukan mungkin disebabkan oleh peningkatan gas dalam lambung,” ujar Lierman, seperti diberitakan Cleveland Clinic.

“Jika bayi makan terlalu banyak atau menelan udara saat makan, hal itu dapat menyebabkan lambung mengembang dan bergesekan dengan diafragma, sehingga menyebabkan cegukan.”

Biasanya, cegukan tidak mengganggu bayi. Namun terkadang, cegukan merupakan tanda gastroesophagel reflux (GERD). Refluks menyebabkan asam lambung naik kembali ke kerongkongan bayi.

Jika bayi menderifa GERD, cegukan bukanlah satu-satunya gejala. Bayi yang mengalami refluks juga mengalami gejala lainnya seperti batuk, meludah, mudah menangis, dan suka melengkungkan punggung, terutama selama atau setelah menyusuk.

Jika bayi Anda mengalami tanda-tanda tersebut, berkonsultasilah dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut. Sebaliknya, jika bayi Anda tidak mengalami gejala GERD, tidak perlu khawatir tentang cegukan.

Namun, jika Anda tetap resah melihat bayi terus-menerus cegukan, beberapa langkah ini dapat Anda coba.

1. Ubah posisi menyusui

Cobalah menyusui si kecil dengan posisi yang lebih tegak. Menopang bayi di atas bantal sehingga ia tidak berbaring telentang dapat membantu mereka menghirup lebih sedikit udara ketika makan, ini akan membantunya mengurangi cegukan.

2. Buat bayi bersendawa lebih sering

Langkah selanjutnya mengatasi cegukan pada bayi adalah membantu bayi bersendawa. Cobalah buat bayi Anda tersendawa setelah minum 60 atau 90 mililiter ASI.

“Bersendawa biasanya membantu mengatasi cegukan,” ucap Liermann.

Jika Anda menyusui, sendawakan bayi sebelum berganti posisi. Jika bayi Anda sudah cegukan, Anda dapat mencoba meredakannya dengan menepuk-nepuk punggung bayi secara lembut.

3. Beri dot bayi

Dot bayi terkadang mampu menghentikan cegukan karena gerakan menghisap dapat membantu merelaksasikan diafragama, menurut Liermann.

4. Beri gripe water

Gripe water adalah campuran herbal yang dijual bebas dan dipasarkan sebagai pengobatan untuk kolik dan masalah perut. Beberapa orang tua juga merasakan manfaatnya untuk mengatasi cegukan. Pemberian gripe water direkomendasikan untuk mengurangi cegukan bayi.

Itulah beberapa langkah yang bisa ibu lakukan untuk mengatasi cegukan pada bayi. Namun, yang terpenting adalah jangan panik.

“Cegukan akan berhenti dengan sendirinya dan tidak menyebabkan ketidaknyamanan pada bayi. Jadi, jangan merasa perlu mengobatinya.” kata Liermann. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper