Mata Banua Online
Rabu, Maret 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kluivert Akan Pilih Dua Asisten Pelatih Lokal untuk Timnas

by Mata Banua
21 Januari 2025
in Olahraga
0
D:\2025\Januari 2025\22 Januari 2025\9\Olahraga Rabu\Patrick Kluivert.jpg
Patrick Kluivert. (foto:mb/ant)

JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menegaskan dua asisten pelatih lokal akan dipilih untuk menjadi bagian tim kepelatihan Patrick Kluivert di Timnas senior Indonesia. Menurut Erick, hal itu menjadi bagian dari kesepakatan dengan pelatih asal Belanda yang siap memberikan ilmu-ilmu kepelatihan, transfer knowledge kepada pelatih Indonesia.

Dalam sebuah wawancara Senin (20/1) Erick menjelaskan yang melatar belakangi dipilihnya dua asisten pelatih lokal karena memang hasil diskusi saya dan Patrick Kluivert dan tim sejak awal ingin ada transfer knowledge untuk pelatih- pelatih kita.

Berita Lainnya

Muenchen Pesta Gol ke Gawang Atalanta

Muenchen Pesta Gol ke Gawang Atalanta

11 Maret 2026
Dibohongi soal Messi, Xavi Ogah Balik ke Barcelona

Dibohongi soal Messi, Xavi Ogah Balik ke Barcelona

11 Maret 2026

“Ini kan bagian bagaimana kita mengembangkan talent full pelatihan lebih besar walaupun di PSSI itu sudah hampir punya 200 program bagaimana mendidik pelatih jumlahnya hampir 5000 pelatih sekarang. Peningkatannya hampir 40 persen dan ini lisensi dari yang D hingga A bahkan Pro dan kita beberapa kali juga mengundang FIFA dan AFC. Jadi talent full ini harus benar benar kita dorong, kebetulan agreement kluivert harus ada transfer knowledge kita cari dua asisten pelatih lokal yang terbaik bisa nantinya menyatu dengan tim,” ujarnya.

Untuk spesifikasi seperti apa, Erick menyatakan, “Nanti yang kita punya database yang tadi jumlahnya banyak kita coba seleksi dengan tim pakar kita mungkin dapat 10, dari 10 ya kita akan usulkan ke Patrick Kluivert dan tim untuk bisa nanti menentukan dua asisten pelatih pilihan mereka,” paparnya.

Lanjut Erick, semua ini sebagai upaya PSSI mendorong kualitas pelatih lokal. “Kita ingin ada transfer knowledge, kita juga tidak boleh tidak memberikan kesempatan maksimal kepada pelatih-pelatih lokal kita, makanya kalau kita lihat di U-17 ada coach Nova Arianto di U20 coach Indra Sjafri, itu bagian kita juga mendorong program.”

Selain itu, PSSI masih menurutnya, juga telah menetapkan untuk kompetis Liga 2 tidak boleh ada pelarih asing, semuanya jarus pelatih lokal. “Program lainnya kita lihat di liga 2 itu kan dilarang adanya pelatih asing, semua pelatih Indonesia beri kesempatan talenta terbaik yang ada di Indonesia. Ini juga untuk menjadi bagian membangun tim nasional secara menyeluruh yang kita harapkan ini menjadi sebuah konsekwensi daripada program-program kita,” imbuhnya.

Erick menambahkan asisten pelatih yang dipilih nanti khusus untuk Timnas senior. Dimana asisten pelatih lokal ini fokus untuk timnas senior, hanya dua pelatih lokal. Direncanakan untuk Timnas U-23, komposisinya kalau pelatih asing, mayoritas asisten pelatih lebih banyak pelatih lokal.

Sedang untuk Timnas U-17 dan U-20 dipercayakan kepada pelatih lokal. Coach Nova dan coach Indra Sjafri, keduanya sudah punya susunan asisten pelatih sendiri (lokal semua). “Kita dorong secara gradual, U-17, U-20 pelatih lokal, U-23 sebagian besar lokal, seniornya sebagian kecil lokal jadi ada program berkelanjutan,” tambahnya.

“Setelah 10 pelatih nanti, Patrick Kluivert dan tim akan menyeleksi yang cocok dengan pemikiran jobdesk dan kemampuan yang diperlukan timnas, Patrick akan tambah lagi dari Belanda, asisten untuk sinkronisasi U-17, U-20 dan U-23,” ujar Erick mengenai tahapan proses seleksinya.

Selain transfer knowledge diupayakan juga bagaimana jenjang karir kepelatihan di Indonesia menyeluruh di daerah-daerah Indonesia. “Makanya kita akan dorong juga liga 3 liga 4 nanti amatir, liga 1 liga 2 untuk yang tentu lebih industri. Juga liga perserikatan bagian liga 3 dan 4 dari sini ingin populasi kepelatihan sebanyak mungkin.”

Secara talenta dan semangat juang pemain muda Indonesia menurut Erick sudah bagus berdasarkan scouting. “Ketika kita mengirim beberapa scouting waktu itu di sebuah event besar di Bali ya di sana ada ratusan anak waktu itu yang usianya muda mereka menyampaikan ke saya dan ini membuat saya terketuk bahwa anak-anak Indonesia punya talenta yang bagus, anak-anak Indonesia punya semangat juang yang bagus. tetapi kita melihat daripada kualitas mereka bermain bola ini belum standar .”

“Nah ini tentu dipengaruhi dari kualitas pelatih, di daerah ini yang harus kita tingkatkan, memang ada juga yang disampaikan bahwa postur tubuh, di program timnas dorong suplemen menaikan fisik dan postur mereka,” pungkasnya. riz

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper