
Tanjung – Pengemudi mobil Avanza putih yang diisukan melakukan percobaan Penculikan di Depan SDN Mabuun akhirnya memberikan klarifikasinya, Selasa (7/1) sekitar pukul 22:00 WITA di Polsek Murung Pudak
Pengemudi mobil tersebut bernama Hendri Suprianto (28), warga Jl. Pertamina RT. 07 Kelurahan Mabuun, mendengar kabar bahwa diriya tengah dikaitkan dengan isu tersebut, Hendri mengambil langkah untuk menjelaskan kejadian sebenarnya.
Hendri mengetahui dirinya dikaitkan dengan isu tersebut melalui media sosial. Hendri pun mencoba menghubungi admin, Setelah mendapatkan respons dari admin, Hendri diarahkan untuk menghubungi Kapolsek Murung Pudak.
Hal tersebut bertujuan guna menindaklanjuti niatnya untuk memberikan kklarifikasi atas kejadian yang sebenarnya.
Dalam keterangannya, Hendri mengaku pada saat itu memang berhenti di depan SDN Mabuun hanya untuk menunggu rekan kerjanya. Tujuan Hendri menunggu rekan kerjanya adalah untuk menyerahkan kunci mobil Fuso yang tak sengaja terbawa olehnya
“Saya melambaikan tangan ke arah rekan saya sebagai isyarat agar menepi di depan mobil saya. Setelah itu, saya turun dari mobil untuk menyerahkan kunci Fuso kepadanya, saya sama sekali tidak memperhatikan keberadaan anak-anak di sekitar mobil saya pada saat itu,” jelasnya.
Setelah menyerahkan kunci tersebut, Hendri kemudian melanjutkan perjalanannya. Ia sempat melihat seorang pria yang menatapnya, sehingga membalasnya dengan senyuman.
“Saat itu ada pria yang menatap ke arah saya, sehingga saya membalasnya dengan senyuman sambil tetap mengemudi dengan kondisi kaca mobil terbuka. Saya tidak ada niat atau melakukan kejahatan apapun apalagi sampai melakukan penculikan,” katanya.
Kapolsek Murung Pudak, Iptu Heri Siswoyo, S.H., memastikan bahwa hasil klarifikasi ini mengungkap fakta kejadian yang sebenarnya merupakan murni kesalahpahaman.
“Berdasarkan keterangan dari saudara Hendri, kejadian ini murni kesalahpahaman. Tidak ada percobaan penculikan seperti yang ramai dibicarakan di media sosial,” jelasnya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap langkah Hendri yang proaktif memberikan klarifikasi. Langkah Hendri ini sangat positif dan membantu menenangkan keresahan masyarakat.
“Meskipun begitu, saya tetap menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan melaporkan apabila ada aktivitas mencurigakan ke pihak kepolisian melalui nomor darurat 110,” tambahnya.
Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, melalui Kasi Humas Polres Tabalong, Iptu Joko Sutrisno, memberikan tanggapan terkait klarifikasi ini.
“Kami menghargai inisiatif saudara Hendri untuk meluruskan kejadian ini. Polres Tabalong akan terus meningkatkan pengawasan dan patroli untuk menjaga keamanan, terutama di area sekolah,” pungkasnya.
Ia berharap Klarifikasi ini dapat mampu memberikan kejelasan dan fakta yang sebenarnya terjadi atas isu yang sempat membuat masyarakat resah.

