
BANJARMASIN – Sejumlah sekolah yang rusak dan belum sempat diperbaiki tahun lalu, akan menjadi prioritas Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin pada Tahun 2025 ini.
Di antaranya, SDN Kebun Bunga 9, SDN Teluk Dalam 3, SDN Mawar 7, SDN Melayu 5, SDN Basirih 10, SDN Karang Mekar 1 serta SDN Kuripan 2.
Beberapa sekolah tersebut, pada tahun sebelumnya diketahui tertimpa beragam insiden, mulai dari kebakaran hingga ambruk karena pondasi yang lapuk. “Tentu ini akan kami laksanakan (perbaikan) di tahun ini juga,” ucap Plt Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Ahmad Baihaqi, seperti dikutip jejakrekam.com, Jumat (3/1).
Untuk penganggaran sendiri, pada sekolah yang tertimpa musibah kebakaran dengan kerusakan ringan, dianggarkan sekitar Rp 200 juta per sekolah. Sedangkan sekolah yang memerlukan perbaikan besar, dianggarkan sekitar Rp 2,5 miliar hingga Rp 3,5 miliar per sekolah.
Dikatakan Baihaqi, perbaikannya pun akan bervariasi tergantung kerusakan yang terjadi. “Kalau yang memang pembangunan, otomatis itu diganti semua. Jadi kita bangun ulang,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang SD di Disdik Kota Banjarmasin, Ibnu Qayyim menerangkan alasan, perbaikan sejumlah sekolah yang rusak ini baru bisa dilakukan sekarang.
Menurutnya, karena keterbatasan anggaran pada tahun sebelumnya, imbas dilakukannya refocusing pada anggaran. “Target perencanaan kami Tahun 2025, mudah-mudahan bulan September atau Oktober bisa terbangun (rampung) seluruhnya,” jelasnya. jjr

