
BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel mendukung penuh kelancaran peringatan haul akbar ulama kharismatik asal Martapura, Kabupaten Banjar, Syech Muhammad Zaini Abdul Ghani atau Guru Sekumpul, haul puncaknya, Minggu (5/1).
Hal itu disampaikan H Muhidin usai menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 hijriyah yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Kamis (2/1).
H Muhidin mengatakan, telah menginstruksikan seluruh SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel untuk berkoordinasi dan mempersiapkan segala kebutuhan untuk kelancaran acara yang diperkirakan dihadiri jutaan jamaah tersebut.
Pemprov Kalsel, ungkap Muhidin, akan menyiapkan posko-posko untuk membantu melayani jamaah haul bahkan dirinya sendiri yang akan melalukan peninjauan posko tersebut dalam rangka memastikan kesiapannya.
“Kita mendukung acara haul, saya akan melakukan peninjauan posko-posko yang disiapkan SKPD, nanti ada telur hingga ikan berapa ton yang akan kita siapkan, intinya untuk melayani jamaah haul agar merasa nyaman,” kata Muhidin.
Terpisah, Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalsel, Fatkhan menyampaikan jika partisipasi segenap pegawai pada haul ini merupakan bentuk kepedulian tanpa ada paksaan serta tidak menggunakan APBD, melainkan keikhlasan masing-masing pegawai.
“Ini tidak menggunakan APBD sama sekali, ini juga adalah arahan bapak gubernur sehingga kita hanya kumpul-kumpul semampu dan seikhlasnya atau sukarela sebagaimana kita umat Islam seperti biasanya,” sebut Fatkhan.
Dijelaskan, mekanisme amaliah kemuliaan ini diselenggarakan langsung di masing-masing SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel, pengumpulan dilakukan secara terbuka dan tidak ada paksaan, kesempatan tidak hanya diberikan kepada pegawai ASN, namun juga kepada tenaga kontrak atau pegawai non ASN.
Hasil kumpulan tersebut dialokasikan dalam bentuk makanan, bahan bakar minyak dan lainnya yang akan diberikan kepada jemaah yang akan melaksanakan haul Abah Guru Sekumpul secara gratis pada Minggu tanggal 5 Januari 2025.
Posko warung gratis didirikan pada empat titik yakni di halaman Panti Rehabilitasi Sosial Fajar Harapan terdiri dari 12 SKPD dikoordinatori oleh BPSDMD, Kedua di halaman Panti Rehabilitasi Sosial Budi Sejahtera terdiri dari 12 SKPD dikoordinatori oleh Dinas Sosial.
Ketiga di kantor Dinas Kehutanan terdiri dari 13 SKPD dikoordinatori langsung oleh Dinas Kehutanan, dan Keempat di kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) terdiri dari 12 SKPD dikoordinatori langsung oleh Disbunnak.
Fatkhan juga berharap kiranya pelaksanaan haul tahun ini berlangsung dengan lancar, para jemaah dapat berangkat dan pulang dalam keadaan selamat, sehat walafiat.
“Juga kepada pegawai yang memberikan donasi, yang memberikan penghasilan bagi mereka-mereka, khususnya untuk jemaah haul ini mudah-mudahan menjadikan amal ibadah bagi kita semua,” tutupnya.
Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, H Gusti Yanuar Noor Rivai melalui Kabid Penanganan Bencana, H Achmadi, SSos menyebutkan pihaknya menyiapkan sekitar 5.000 bungkus nasi untuk dibagikan pada jemaah haul.
Menurut Madi (sapaan akrabnya), pihaknya menyiapkan makanan siap saji untuk jemaah haul meliputi 1.000 bungkus untuk hari -1, 3000 bungkus untuk hari pelaksanaan dan 1000 bungkus untuk hari+1 dan jumlah tersebut bisa bertambah disesuaikan kondisi.
Makanan siap saji tersebut, sebut Madi, meliputi nasi samin sekitar 500 piring, nasi goreng 3.000 bungkus dan nasi putih sebanyak 1.500 bungkus.
Sementara itu, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalsel telah mendistribusikan ikan segar untuk sejumlah dapur umum yang tersebar di wilayah Kabupaten Banjar, Kamis (02/1).
Kepala Dislautkan Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono yang menyebutkan Gubernur H Muhidin yang sangat peduli sekali terhadap kegiatan keagamaan, terlebih untuk pelaksanaan haul ulama karismatik di Kalimantan Selatan ini.
“Syukur Alhamdulillah sesuai arahan Gubernur H Muhidin, hari ini kita telah mendistribusikan ikan segar sebanyak 1,5 ton untuk dapur umum,” ungkap Rusdi Hartono.
Diharapkan ikan segar yang diberikan tersebut dapat bermanfaat bagi para jema’ah Haul sehingga pelaksanaannya pun berjalan lancar.
Diketahui selain menyalurkan ikan segar, Dislautkan Provinsi Kalsel juga membuka posko rest area untuk para jema’ah yang melintas menuju pelaksanaan Haul.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Faried Fakhmansyah menjelaskan bahwa berdasarkan arahan Gubernur Kalsel, Muhidin, pihaknya akan membuka dapur yang dipusatkan di halaman Dinas Kehutanan Kalsel.
BPBD Kalsel juga akan menyediakan tenda-tenda istirahat, WC umum yang dapat digunakan jemaah haul saat beristirahat. Secara khusus juga akan menyiagakan beberapa perahu karet untuk keperluan darurat atau mobilisasi jemaah dengan kategori khusus lewat jalur sungai. adpim/ani

