Mata Banua Online
Sabtu, April 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Ibnu Berharap Aset Pemprov Dihibahkan Saja

by Mata Banua
2 Januari 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Januari 2025\3 Januari 2025\5\hal 5\Ibnu Sina menjelaskan soal tawaran tukar guring aset pemprop -pemko.jpg
IBNU Sina menjelaskan soal tawaran tukar guling aset Pemprov Kalsel kepada Pemko Banjarmasin. (Foto:mb/via)

BANJARMASIN – Perpindahan ibukota dari Banjarmasin ke Banjarbaru, otomatis akan memindahkan pula seluruh kantor pemerintahan milik Pemprov Kalsel.

Karenanya, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, telah menawarkan tukar guling sejumlah aset milik Pemprov Kalsel kepada Pemko Banjarmasin. Dan timbal baliknya, pemko diminta membangun kembali beberapa fasilitas perkantoran Pemprov di Banjarbaru.

Berita Lainnya

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

9 April 2026
Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

9 April 2026

Menanggapi ini, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan, Pemko Banjarmasin tidak memiliki cukup anggaran jika skema tukar guling ini diterapkan.

“Melihat kondisi keuangan Kota Banjarmasin saat ini, memenuhi hal tersebut dirasa tidak memungkinkan,” ujar Ibnu, belum lama tadi.

Menurutnya, aset-aset yang ditawarkan, seperti rumah dinas gubernur, gedung DPRD, gedung Mahligai Pancasila, dan lainnya itu memiliki nilai yang sangat besar.

“Misal APBD Kota harus dialokasikan Rp100 miliar, untuk itu saya kira tidak ada duitnya. Sedangkan tukar guling harus setara dengan nilai aset tersebut,” katanya.

Namun, Ibnu tetap berharap ada solusi lain yang bisa disepakati. Ia menyarankan agar aset-aset tersebut dihibahkan saja tanpa syarat daripada harus dengan cara tukar guling.

“Mudah-mudahan Pak Gubernur bermurah hati untuk menghibahkannya murni,” tuturnya.

Ibnu kembali menuturkan pada 2018-2019 lalu, Pemko Banjarmasin pernah meminta hibah untuk 11 aset bekas pemprov, namun permintaan itu ditolak.

“Kalau sekarang ada wacana hibah, mungkin bisa duduk bersama lagi. Tapi kalau hibah dalam bentuknya tukar guling, di mana kami harus membangunkan aset baru senilai aset yang diterima, itu sangat memberatkan bagi pemko,” jelasnya.

Ibnu pun menyerahkan keputusan akhir kepada Walikota terpilih Muhammad Yamin nanti. “Kecuali mungkin walikota yang baru nanti punya pertimbangan lain,” kata Ibnu. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper