Mata Banua Online
Jumat, April 24, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Guardiola Stres Man City Sering Keok

by Mata Banua
17 Desember 2024
in Olahraga
0
D:\2024\Desember 2024\18 Desember 2024\9\Olahraga Rabu\Guardiola.jpg
Pep Guardiola masih kebingungan di tengah momen negatif Manchester City, ancaman kekalahan bisa berlanjut pada akhir pekan mendatang.(foto:mb/web)

Jakarta – Saat Pep Guardiola masih kebingungan di tengah momen negatif Manchester City, ancaman kekalahan bisa berlanjut pada akhir pekan mendatang.

Man City masih belum bisa bangkit dari keterpurukan. Kekalahan 1-2 dari Manchester United pada akhir pekan lalu menunjukkan masalah di klub juara bertahan Liga Inggris itu masih belum berakhir.

Berita Lainnya

Manchester City Menyalip Arsenal di Puncak Klasemen

Manchester City Menyalip Arsenal di Puncak Klasemen

23 April 2026
Lamine Yamal antar Barca Taklukkan Celta Vigo

Lamine Yamal antar Barca Taklukkan Celta Vigo

23 April 2026

Periode jeblok The Citizens yang dimulai pada akhir Oktober, ketika takluk 1-2 dari Tottenham Hotspur, berlanjut hingga kini.

Dari 11 pertandingan yang sudah dijalani sejak 31 Oktober hingga 15 Desember, Man City hanya menang sekali yakni saat menjamu Nottingham Forest dalam laga Liga Inggris. Selebihnya Erling Haaland dan kawan-kawan kalah delapan kali dan seri dua kali di berbagai ajang.

“Saya bosnya, saya manajernya, saya harus menemukan solusi tapi saya belum menemukannya. Ini adalah klub besar dan saat kami kalah delapan kali berarti ada yang salah. Kalian bisa bilang jadwal atau banyak pemain cedera [sebagai alasan], tetapi bukan itu masalahnya,” kata Guardiola setelah pertandingan melawan Manchester United dilansir dari Sky Sports.

“Saya manajernya dan saat ini saya tidak cukup bagus, sesederhana itu, saya harus menemukan cara untuk bicara dengan pemain, melatih mereka sesuai cara main yang kami butuh, melakukan tekanan sebagaimana mestinya. Saya tidak cukup bagus. Saya sedang tidak baik-baik saja. Inilah kenyataannya,” tutur mantan pemain dan pelatih Barcelona itu.

Dari pernyataan Guardiola terlihat kekacauan mental dan emosional, serta rasa tegang.

Guardiola dan anak asuhnya pada akhir pekan mendatang akan menghadapi Aston Villa yang dalam beberapa musim terakhir menunjukkan kemapanan bersama pelatih Unai Emery.

Saat ini Emiliano Martinez dan kawan-kawan ada di peringkat keenam atau satu posisi tepat di bawah Man City yang menunjukkan kualitas The Villans cukup kompetitif pada paruh pertama musim ini.

Keberadaan Ollie Watkins, Jhon Duran, Lucas Digne, Pau Torres, Youri Tielemans, atau Morgan Rogers bisa menjadi petaka bagi Man City dalam laga di Stadion Villa Park, Sabtu (21/12). web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper