
BANJARMASIN- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan catatan khusus kepada seluruh kabupaten/ kota terhadap pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur Kalsel.
Catatan khusus yang diberikan Bawaslu Kalsel diantaranya berupa surat suara antara Pemilih Gubernur dengan surat suara Pemilihan Walikota dan Bupati tidak sesuai.Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Kalsel Aries Mardiono pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan perolehan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel tahun 2024 yang dilaksanakan KPU Kalsel di Hotel Pugo di Banjarmasin,Sabtu (7/12) sore.
Aries mengatakan Bawaslu Kalsel sudah menyampaikan hasil pengawasan selama Pilgub, setelah ini maka bila ada gugatan atau perselisihan hasil bisa disampaikan ke Mahkamah Konstitusi selama 3 hari kerja.
Dari rekapitulasi ini Bawaslu menyampaikan hasil pengawasan pada rekap ditingkat kabupaten/kota diantaranya terkait selirih pengguna hak pilih dalam DPT pada pemilih Gubernur lebih besar dari pemilih bupati dan walikota, seharusnya sama.
Namun karena ada beberapa tempat seperti rumah tahanan, Lapas dan pesantren . Walaupun dikategorikan DPT, disesuaikan KTP elektronik alamatnya tidak berada diwilayah kabupaten/kota setempat.
“ Kita ingin penjelasan itu secara terbuka karena ini diakses publik, sehingga dapat dipahami semua pihak anomali ketidaksamaan data karena keadaan tersebut.Kemudian juga dengan surat suara KPU menggunakan SK, namun faktual dilapangan masih ada selisih tidak banyak. Kami minta dicatatkan dalam kejadian khusus bahwa hasil pengawasan Bawaslu baik ditingkat TPS, Desa, kelurahan dan kecamatan, kabupaten/kota ada selisih,” ujar Aries.
Hampir disetiap kabupaten/kota ada catatan khusus pada pelaksaanan Pilgub tahun 2024. Sama seperti di kota Banjarbaru dimana daerahlain menggunakan SK, sedangkan Kota Banjarbaru menggunakan faktual.
“ Untuk Kota Banjarmasin kita agak kaget dimana daerah pertama yang menyelesaikan rekapitulasi ke KPU Kalsel, pada saat itu menggunakan kontainer dimasukan dalam kotak, menurut kami akan menjadi problem kalau kontainer dibuka isinya di dalam kotak,sehingga tidak terjadi pembukaan kotak,” jelasnya.rds

