Mata Banua Online
Senin, April 13, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemilih Pilkada Menurun Dibanding Pemilu 2024

by Mata Banua
4 Desember 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\Desember 2024\5 Desember 2024\5\hal 5\SUASANA pemungutan suara pada PIlkada 2024 di Banjarmasin.jpg
SUASANA saat pemungutan suara pada PIlkada 2024 di Banjarmasin, beberapa waktu lalu. (Foto:MB/jejakrekam)

 

BANJARMASIN – Menurun dibandingkan Pemilu 2024 pada Februari lalu, persentase partisipasi pemilih Pilkada 2024 di Kota Banjarmasin hanya sekitar 62,45 persen.

Berita Lainnya

Sekretariat Relawan Damkar Banjarmasin Barat Diresmikan

Sekretariat Relawan Damkar Banjarmasin Barat Diresmikan

12 April 2026
Pemko Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Pegawai P3K

Pemko Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Pegawai P3K

12 April 2026

Ini artinya dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) 485.418 orang pemilih yang ada di Banjarmasin, hanya ada 301,255 orang yang menggunakan hak suaranya.

Komisioner KPU Banjarmasin Azhari Fadli menyebut, pada saat pileg dan pilpres jumlah partisipasi masyarakat ada di angka 78 persen. “Jelas ada perbedaan partisipasi masyarakat di pilkada dan di pemilu, namun Kota Banjarmasin merasa ada sedikit kemajuan dari pilkada sebelumnya,” ungkapnya kepada jejakrekam.com.

Menurut Azhari, pilkada sebelumnya partisipasi masyarakat hanya sekitar 54 persen. Peningkatan inipun dinilainya sudah cukup lumayan, karena bisa terjadi di Kota Banjarmasin.

Lebih lanjut, terkait penurunan jumlah partisipasi di Pilkada 2024 dibandingkan Pemilu 2024 lalu. Saat ini pihaknya masih menganalisa apa saja yang menjadi penyebabnya. “Hasil kesimpulan kami, bahwasanya dari jumlah TPS yang dulu ada 1.940 sekarang TPS dikerucutkan menjadi 965 saja,” ujarnya.

Karena adanya pengerucutan jumlah TPS ini, ia menduga hal tersebut yang menjadi salah satu penyebab turunannya partisipasi masyarakat di Pilkada 2024. “Asumsi kami sementara ini karena faktor pengerucutan TPS, sebagian ada yang digabungkan 2 RT. Sehingga berdampak pada masyarakat yang notabenenya jauh dari lokasi TPS,” tandasnya.jjr

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper