
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan melalui dinas sosial setempat melalui APBD Tahun 2025 akan menambah sebanyak 11 buah lumbung sosial di Banua.
Kabid Penanganan Bencana pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel H Achmadi SSos menyebutkan, 11 lumbung sosial tersebut di prioritaskan di kawasan siaga bencana (KWSB), yakni Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
“Untuk KWSB di Kabupaten HST direncanakan enam lumbung sosial, yakni di Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS), Batang Alai Timur (BAT), Batang Alai Utara (BAU), Limpasu, Labuan Amas Selatan (LAS) dan Labuan Amas Utara (LAU),” katanya, Selasa (3/12).
Sedangkan lima lumbung sosial lainnya, lanjut dia, direncanakan didirikan di Kabupaten Tabalong, Balangan, dan Kabupaten Banjar.
“Apabila 11 lumbung sosial di Kalsel tersebut terealisasi di 2025, maka Kalsel akan memiliki 58 buah lumbung sosial, karena hingga awal Juli 2024 telah berdiri sebanyak 47 lumbung sosial,” ujarnya.
Ia menyebutkan, selama tahun 2024 telah berdiri sembilan lumbung sosial di Kabupaten HSS, meliputi Kecamatan Loksado, Padang Batung, Kandangan, Simpur, Kelumpang, Sungai Raya, Daha Selatan, Daha Utara, Daha Barat, Angkinang dan di Kecamatan Telaga Langsat.
Kemudian, delapan lumbung sosial di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) yakni di Kecamatan Teluk Kepayang, Kusan Hulu, Kusan Tengah, Kusan Hilir, Mantewe, Karang Bintang dan Kecamatan Satui.
Lumbung sosial itu merupakan tempat penyimpanan logistik tanggap darurat bencana bagi warga masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus sebagai upaya pendepatan bantuan darurat bencana di garis terdepan.
“Kita berharap keberadaan lumbung sosial dimanfaatkan masyarakat untuk minta bantuan tanggap darurat, jika tidak cukup bisa meminta bantuan ke dinas sosial kabupaten/kota dan apabila tidak mampu bisa ke dinas sosial provinsi,” pungkasnya. ani

