Mata Banua Online
Senin, April 13, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Sungai Veteran Dilebarkan Hingga 8 Meter

by Mata Banua
27 November 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\November 2024\28 November 2027\5\hal 5\proyek NUFRep sungai veteran tahap pertama dimulai..jpg
PROYEK NUFRep Sungai Veteran tahap pertama dimulai. (Foto:mb/via)

 

BANJARMASIN – Program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) di Banjarmasin mulai dikerjakan. Walikota Banjarmasin Ibnu Sina didampingi Kepala Balai Sungai Kalimantan III, I Putu Gede Purnawijaya serta PUPR Kota Banjarmasin meninjau langsung proyek peningkatan kapasitas Sungai Veteran itu pada Selasa (26/11).

Berita Lainnya

Sekretariat Relawan Damkar Banjarmasin Barat Diresmikan

Sekretariat Relawan Damkar Banjarmasin Barat Diresmikan

12 April 2026
Pemko Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Pegawai P3K

Pemko Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Pegawai P3K

12 April 2026

Ibnu Sina mengatakan, proyek NUFREd ini merupakan program revitalisasi sungai di perkotaan untuk mengantisipasi banjir. Program ini akan melebarkan Sungai Veteran, sekaligus juga mengeruk sungai untuk peningkatkan kapasitas sungai. “Program NUPRep ini adalah program habis-habisan Menteri PUPR saat itu untuk mengatasi problem banjir yang pernah terjadi di Banjarmasin,” ujarnya.

Bisa diingat pada 2020 lalu akibat banjir, sebanyak 14 kios dan tanggul air dijebol untuk menurunkan tinggi air. “Mudah-mudahan dengan program NUPReP ini bisa mencegah banjir, khususnya wilayah Jalan Veteran, A Yani dan Sungai Martapura,” katanya.

Ibnu mengatakan pada proses tahap pertama ini, pengerjaan mulai dari sungai Tempekong atau Kelenteng Soetji Nurani ke Sungai Ulin.

Sebelumnya, sudah dilakukan pembangunan rumah pompa di Sungai Bilu dan Sungai Gardu untuk mengelola ketinggian air di kawasan tersebut.

Program NUFReP juga dibangun revetmen dan jalan baru di sepanjang kawasan permukiman dengan posisi sungai yang akan ditempatkan di tengah-tengah area.

Dimana rata-rata memiliki lebar 8-10 meter dan kedalaman 4 meter jadi daya tampung kanal veteran ini makin besar dan secara penampang makin dalam.

“Semakin memperlancar arus air ketika debit air sungai Martapura semakin besar,” ucap Ibnu usai memantau.

Untuk anggaran diprogram pertama alokasi sebesar Rp 209 miliar sedangkan ditahap kedua dan ketiga juga nilai yang sama dengan total Rp 800 miliar lebih selama 5 tahun.

Terutama pada pekerjaan fisik selama 3 tahun dimana pembebasan lahan dilakukan Pemko Banjarmasin. Saat ini pihaknya tengah melakukan proses pembebasannya yakni Taher Square dan Tempekong. Proses menunggu laporan dari tim Appresial.

“Diharapkan ketika pagi dan sore tidak melintas di kawasan Jalan Veteran karena ada pekerjaan program NUFReP,” katanya.

Ibnu meminta warga bisa memaklumi dan mendukung penuh upaya Pemko Banjarmasin dalam menangani banjir tersebut. “Mohon dukungannya masyarakat adanya pekerjaan ini untuk penanganan banjir,” akhirnya. via

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper