
BANJARMASIN – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan mendorong bufferstock (stok penyangga) tanggap darurat kebutuhan penanganan bencana untuk dua lumbung sosial yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Kabid Penanganan Bencana pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel, H Achmadi, SSos di Banjarmasin, Senin (25/11) menyebutkan secara simbolis logistik untuk dua lumbung sosial di Kabupaten HST itu diserahkan pada puncak pembentukan kawasan siaga bencana (KWSB) Kabupaten HST beberapa waktu lalu.
Menurut Madi (sapaan akrabnya), dua lumbung sosial yang telah diisi logistik penanganan bencana yang dialokasikan dalam anggaran perubahan 2024 tersebut yakni lumbung sosial Kecamatan Haruyan dan Kecamatan Batu Benawa.
Sementara itu, kata Madi, direncanakan pengisian lumbung sosial lainnya di Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS), Batang Alai Utara (BAU), Batang Alai Timur (BAT), Labuan Amas Utara (LAU), Labuan Amas Selatan (LAS) dan Kecamatan Limpasu melalui APBD 2025.
Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga akan menambah bufferstok atau penguatan tanggap darurat melalui APBD tahun 2025 untuk Kecamatan Hantakan, Pandawan dan Kecamatan Barabai.
Dia menyebutkan, bufferstock untuk lumbung sosial itu yang akan diserahkan tersebut antara lain lauk pauk, sandang, peralatan dapur, makanan siap saji dan satu unit water treatment, air bersih siap saji.
Secara keseluruhan, Madi menyebutkan di Kalsel kini ada 47 buah lumbung sosial yang tersebar di kabupaten dan kota se-Kalsel dalam rangka mempercepat penyaluran bantuan tanggap darurat kepada korban terdampak bencana.
Lumbung sosial itu, kata Madi, merupakan tempat penyimpanan logistik tanggap darurat bencana bagi warga masyarakat yang terdampak bencana sekaligus sebagai upaya pendepatan bantuan darurat bencana digaris terdepan. ani

