Mata Banua Online
Jumat, April 24, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Komisi II Cari Solusi Permasalahan Pokir

by Mata Banua
21 November 2024
in DPRD Kalsel, Indonesiana
0
D:\2024\November 2024\22 November 2024\2\2\New Folder\Komisi II Cari Solusi Permasalahan Pokir.jpg
KOMISI II DPRD Kalsel saat melakukan kunjungan kerja ke Bappeda Jatim.(foto:mb/ist)

 

SURABAYA – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang membidangi ekonomi dan keuangan menggali informasi terkait pokok pikiran (pokir) DPRD ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur (Jatim), Selasa (19/11).

Berita Lainnya

Supian HK Terima Aksi Gabungan Mahasiswa dan Warga

Supian HK Terima Aksi Gabungan Mahasiswa dan Warga

23 April 2026
Wagub Kalsel dan Isteri Tanam Pohon di Hari Bumi 2026

Wagub Kalsel dan Isteri Tanam Pohon di Hari Bumi 2026

23 April 2026

Dalam pertemuannya, Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel H Suripno Sumas SH MH menerangkan pentingnya permasalahan pokir ini. Sebab, pokir merupakan hasil aspirasi, masukan, dan gagasan yang didapatkan dari masing-masing daerah pemilihan (dapil) hasil dari penyerapan aspirasi melalui kegiatan reses.

“Setelah melakukan pertemuan dengan teman-teman Bappeda Jatim, kami mendapat banyak masukan dan ilmu. Inti yang ternyata krusial adalah tidak punya kamus khusus untuk program usulan pokir ini,” ucap politisi senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Menurutnya, karena ketidaklengkapan hal-hal tersebut terjadilah hal-hal yang tidak diinginkan, yang selama ini dikira permasalahannya dari pemerintah provinsi ternyata memang ada beberapa hal yang belum terpenuhi.

Ia berharap pokir ini dapat terlaksana dengan lebih baik dan terarah melalui pembenahan sistem yang lebih komprehensif.

Suripno juga menekankan pentingnya penyelarasan antara aspirasi masyarakat yang tertuang dalam pokir dengan prioritas pembangunan daerah yang dirancang pemerintah provinsi.

“Harapan kami, ke depan pokir ini memiliki sistem yang lebih terstruktur dengan panduan atau kamus khusus yang menjadi acuan dalam penyusunan dan pelaksanaan usulan program dari masyarakat. Dengan begitu, implementasi pokir dapat lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam pertemuan ini juga dibahas beberapa hal lainnya, salah satunya terkait dengan permasalahan kelangkaan pupuk dan lain sebagainya.

Suripno menyebutkan dalam pertemuan ini banyak informasi dan solusi yang ditawarkan, sehingga bisa menjadi referensi untuk Kalsel.

Rombongan Komisi II DPRD Provinsi Kalsel ini di sambut Sekretaris Bappeda Provinsi Jatim Dr Andhika Pratama Herlambang ST MT.

Ia merasa begitu tersanjung dan terhormat menjadi tujuan dari kunjungan DPRD Provinsi Kalsel. “Kami mengakui juga bahwa kami bukanlah yang paling baik, tentu banyak juga yang dapat kami contoh dari Kalsel. Melalui kegiatan ini, tentunya kita berharap bisa mempererat hubungan yang baik antara Kalsel dan Jatim yang terjalin harmonis hingga saat ini,” katanya. rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper