Mata Banua Online
Senin, April 13, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

12 Kelurahan Deklarasikan Stop BABS

- Akselerasi ODF Kota Banjarmasin Capai 80 Persen

by Mata Banua
19 November 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\November 2024\20 November 2024\5\hal 5\Dekrasi dan ikrar bersama untuk tetap menjaga banjarmasin odf.jpg
DEKLARASI dan ikrar bersama yang dilakukan 12 kelurahan, dalam upaya untuk menciptakan Banjarmasin bebas dari buang air besar sembarangan (BABS). (Foto:mb/via)

 

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali menggelar Deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau gerakan Stop Buang Air Besar Sembarangan bagi 12 kelurahan di kota Banjarmasin, Selasa (19/11).

Berita Lainnya

Sekretariat Relawan Damkar Banjarmasin Barat Diresmikan

Sekretariat Relawan Damkar Banjarmasin Barat Diresmikan

12 April 2026
Pemko Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Pegawai P3K

Pemko Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Pegawai P3K

12 April 2026

Selain deklarasi, juga dilakukan penandatanganan ikrar yang disaksikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Kepala Dinkes dr Tabiun Huda, Ketua Forum Kota Sehat Fathurahman, Kepala SKPD, Camat, Perusda dan Lurah terkait, di lobi Balaikota Banjarmasin.

Ke 12 kelurahan yang deklarasi yakni Kelurahan Alalak Selatan, Alalak Tengah, Alalak Utara, Pasar Lama, Kuin Selatan, Kuin Cerucuk, Sungai Miai, Antasan Kecil Timur, Sungai Andai, Kelayan Dalam, Kelayan Tengah serta Pekapuran Raya, sehingga capaian ODF Kota Banjarmasin sudah menyasar sebanyak 44 kelurahan.

ODF sendiri menjadi salah satu indikator dalam terwujudnya pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang kini terus digalakkan oleh Pemko Banjarmasin menuju kota sehat. “Alhamdulillah, hari ini kita bisa rampungkan di atas 80 persen untuk ODF dengan tambahan 12 kelurahan ini,” kata Ibnu.

Menurutnya, kalau di ketentuan itu, yang masuk kategori kota sehat itu yang di atas 80 persen agar bisa ikut penilaian, kita sekarang sudah di angka 84,6 persen.

Oleh karena itu, ia ingin dengan partisipasi dan kolaborasi kuat seluruh pihak, target 100 persen ODF ini bisa didorong secara masif sebelum akhir tahun. “Semoga bisa kita wujudkan bersama-sama, sehingga di akhir tahun nanti optimis di atas 90 bahkan 100 persen,” tekan dia.

Dengan tekad bersama, terutama peran aktif LPMK, tokoh masyarakat dibantu Puskesmas untuk mengawasi, memantau, setiap minggu, bulan. “Jadi, kalau masih ada masyarakatnya yang BAB sembarangan, apalagi ke sungai agar dapat diberikan sanksi teguran dulu,” katanya.

Untuk mendukung upaya akselerasi ini, ia mengimbau corporate mau menyalurkan bantuan melalui CSR atau Bina Lingkungan, agar dapat diarahkan ke daerah atau kelurahan yang belum mendeklarasikan ODF. “Komitmen ini, tentu perlu dijaga dan dipertahankan di pemerintahan baru yang berjalan nanti. “Tidak gampang untuk memastikan bahwa tidak ada lagi jamban-jamban di pinggir sungai jika tidak dijaga dan diawasi,” ujarnya. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper