
BANJARMASIN – Kapal Sea Rider yang kini telah selesai dibuat dan berada di pangkalan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin semakin memperkuat anggota taruna siaga bencana (Tagana) dalam penanganan bencana di banua.
“Kita gunakan kapal sea rider untuk membantu evakuasi korban terdampak bencana di banua ini dan mengangkut logistik,” kata Kabid Penanganan Bencana pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel, H Achmadi, SSos, di Banjarmasin, Kamis (14/11).
Hal itu disampaikannya disela syukuran dan selamatan atas beroperasinya kapal sea rider, mobil dapur umum lapangan (Dumlap) modern dan mobil double kabin sebagai bagian penguatan penanganan bencana di Dinas Sosial Kalsel.
Kapal sea rider yang kini sudah ada di Kalsel tersebut, kata Madi (sapaan akrabnya), juga akan membantu pemerintah daerah ketika mengirimkan logistik bagi korban terdampak bencana yang tidak terjangkau angkutan darat.
Menurut Madi (sapaan akrabnya), pengadaan kapal sea rider yang juga dilengkapi peralatan komunikasi itu merupakan satu-satu dimiliki Kalsel tersebut bersumber dari APBD Kalsel tahun 2024 senilai Rp1,7 miliar.
Pengadaan kapal canggih untuk penanganan bencana tersebut, kata Madi, merupakan kebijakan dan kepedulian Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin untuk membantu masyarakat yang terdampak korban bencana.
“Kami (Tagana, red) sangat bersyukur atas bantuan kapal sea rider, karena saat ini kapal canggih untuk membantu penanganan bencana tersebut baru dimiliki Tagana Kalsel,” katanya.
Menurut Madi, keberadaan kapal sea rider ini juga bisa membantu melakukan evakuasi korban kecelakaan perahu di kawasan pesisir perairan di Kalsel maupun di pesisir laut.
“Kapasitas penumpang dari kapal sea rider yang dimiliki Tagana Kalsel ini bisa mengangkut sebanyak 20 penumpang dan dua ton mengangkut logistik,” ujarnya.
Selain kapal sea rider tersebut, kata Madi, Dinas Sosial Provinsi Kalsel juga mendapat mobil dapur umum lapangan (Dumlap) modern baru dengan kapasitas 75 Kg beras dan bisa memasak dalam waktu 40 menit senilai Rp1,4 miliar.
Dengan adanya tambahan dua fasilitas baru tersebut, kata Madi, kini Dinas Sosial Provinsi Kalsel tiga mobil dapur umum portable, tiga mobil dapur umum lapangan Box, tiga buah mobil tangki air kapasitas 5.000 liter.
Kemudian, empat buah mobil rescue/RTU, dua buah mobil truk bak kayu, tiga buah sepeda motor trail, satu motor viar, satu kapal cepat, dua buah perahu karet (seaboat), satu buah oerahu dilohin, dua buah perahu floating.
Selain itu, satu buah perahu karet U-380/Lianya, satu buah perahu karet Y-480/Jenhal, satu buah perahu karet LCR 530, satu buah mobil ambulance roda empat, dua buah motor PCK patroli, satu buah motor operasional DU, satu buah mobil angkut dan satu buah perahu Polythelene.
Satu buah drone, tujuh buah mesin tempel, tiga buah genset, satu buah alat komunikasi HP satelit, satu buah tenda psikososial, 13 buah tenda regu, enam buah tenda pleton, 16 buah tenda keluarga, 12 buah tenda pengungsi.
Selanjutnya, lima buah tenda dapur umum, dua unit tenda pengungsi payung, dua unit tenda logistik, 754 unit velbed, 106 unit rompi pelampung, satu unit tenda posko, 26 unit tenda keluarga 2015, dua unit tenda keluarga payung. ani

