Mata Banua Online
Selasa, Mei 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

BI: Permintaan Masyarakat Menurun

by Mata Banua
12 November 2024
in Ekonomi & Bisnis
0

JAKARTA – Bank Indonesia melaporkan kinerja pen­jualan eceran pada September 2024 terus tum­buh secara tahunan yakni sebesar 4,8%, tetapi ter­kontraksi 2,5% secara bulanan, imbas be­rak­hir­nya promo HUT ke-79 RI dan turunnya per­mintaan.

Kepala Departemen Komunikasi Bank In­do­nesia (BI) Ramdan Denny Prakoso menyampaikan ki­nerja yang terekam dalam Indeks Penjualan Riil (IPR) tumbuh 4,8% (year on year/YoY) atau lebih ren­­dah dari Agustus 2024 yang mencapai 5,8%.

Berita Lainnya

Harga BBM Pertamina Tembus Rp27.900 per Liter

Harga BBM Pertamina Tembus Rp27.900 per Liter

4 Mei 2026
BRILink Agen Peluang Tambah Penghasilan Baru

BRILink Agen Peluang Tambah Penghasilan Baru

4 Mei 2026

“Pertumbuhan tersebut ditopang oleh pe­ni­ng­katan penjualan Kelompok Bahan Bakar Ken­daraan Bermotor serta Suku Cadang dan Ak­sesori,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa.

Secara perinci, kelompok tersebut masing-ma­sing tumbuh 8,5% (YoY) dan 3,5% pada Sep­tember 2024. Sementara itu, kelompok lain yang ma­sih tumbuh namun melemah yaitu Makanan, Mi­numan, dan Tembakau serta Subkelompok San­dang yang masing-masing tumbuh 6,9% (YoY) dan 0,5%.

Secara bulanan (month to month/MtM), pen­jualan eceran paa September 2024 terkontraksi 2,5%, lebih rendah dibandingkan bulan se­be­lumnya yang tumbuh 1,7% .

Berdasarkan kelompoknya, penurunan te­ru­ta­ma terjadi pada Subkelompok Sandang, K­e­lom­pok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, serta Ma­kanan, Minuman, dan Tembakau yang masing-ma­sing terkontraksi sebesar 5,8% (MtM), 2,6%, dan 2,7%.

Denny menyebutkan bahwa kontraksi yang ter­jadi ini karena permintaan yang lebih rendah dari konsumen pada bulan tersebut. “Hal ini seiring de­ngan penurunan permintaan masyarakat setelah be­rakhirnya berbagai program diskon dala rangka Ha­ri Ulang Tahun Republik Indonesia [HUT RI],” tuturnya. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper