Mata Banua Online
Selasa, Maret 31, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Tidak Semua UMKM Dapat Pemutihan Utang

by Mata Banua
31 Oktober 2024
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\November 2024\1 November 2024\7\7\Halman ekonomi (01 November)   )\hal 7 - 2 klm (bAwah).jpg
(foto:mb/web)

 

JAKARTA – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bah­wa tidak semua UMKM akan men­dapatkan fasilitas pemutihan uta­ng. Ia menyebut saat ini pe­me­rintah masih melakukan ka­ji­an yang lebih mendalam untuk me­mastikan kejelasan dan sa­saran dari program tersebut.

Berita Lainnya

Trio Motor Beri Tips Perjalanan Mudik

29 Maret 2026
Kementan Pastikan Stok Pangan Aman

Kementan Pastikan Stok Pangan Aman

29 Maret 2026

Semangat dan spirit serta ni­at dari penghapusan utang-piu­tang bagi para petani, pelaku UMKM, dan beberapa ke­lom­pok yang dianggap cukup mem­be­ratkan ini, sekarang sedang da­lam proses kajian lebih dalam, dan sinkronisasi terkait ruang-ruang atau dasar-dasar hu­kum­nya,” kata Maman usai me­ng­ha­diri acara Indonesia Shari Eco­nomic Festival (ISEF) 2024 di JCC, Senayan, Jakarta.

Maman menegaskan bahwa prin­sip dari diadakannya pe­mu­tih­an utang adalah untuk me­ri­ng­ankan beban para pelaku UMKM serta petani dan nelayan ya­ng diakibatkan oleh salah sa­tunya pandemi Covid-19. Itu me­mang merupakan arahan dari Presiden RI Prabowo Subianto.

Namun, Maman juga me­ne­kakan bahwa pemutihan utang ter­sebut hanya diberikan kepada UMKM, petani, dan nelayan yang sesuai dengan kriteria yang di­tentukan. Sehingga tidak se­mua pelaku UMKM mem­peroleh manfaatnya.

Ada beberapa kriteria, jadi jang­an sampai ini diasumsikan bah­wa penghapusan utanguntuk se­lu­ruh para pelaku UMKM atau­pun seluruh petani. Saya ha­rus luruskan dulu, tidak untuk se­luruhnya, tetapi bagi mereka ya­ng memang dianggap oleh pe­me­rintah betul-betul pihak yang te­rugikan ataupun sudah betul-be­tul tidak mampu karena be­be­rapa situasi-situasi kritis ke­marin,” jelasnya.

Politisi artai Golkar tersebut me­nuturkan saat ini masih dila­kukan proses sinkronisasi data me­ngenai pihak-pihak yang mem­peroleh pemutihan utang. Peng­godokan juga dilakukan da­lam penentuan besaran stimulus ya­ng diberikan pe­me­rin­tah da­lam program pemu­tihan utang.

Adapun mengenai tar­getnya, Maman tidak men­ye­but­kan secaa jelas waktu untuk implementasi pemutihan utang ba­gi UMKM tersebut. Dia han­ya menekankan akan sesegera mungkin mengimple­men­ta­si­kan­nya.

“Arahan dari Pak Presiden s­e­cepatnya, tentunya itu akan di­­siapkan dulu oleh Me­n­kum­ham ju­ga, oleh beberapa pihak ke­men­terian untuk di­sin­kronisasi dan disiapkan aturan-aturan hu­kum­nya,” tegasnya. rep/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper