
BANJARMASIN – Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin melangsungkan Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Manajemen XXXIII dan Magister Manajemen II, di Banjarmasin, Sabtu (24/10).
Turut hadir, Gubernur Kalsel melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Hj Husnul Hatimah sekaligus menyampaikan sambutan tertulisnya.
Pesan-pesan gubernur antara lain mengingatkan bahwa sebagai konsekuensi dari kemajuan abad ini mengakibatkan semakin beratnya kompetisi lulusan dan pencari kerja yang akhirnya menuntut kepekaan dan keharusan mengakselerasi diri, lebih kreatif dan jeli.
Selain berkompetisi untuk mengisi lapangan kerja yang ada, harus juga membangun mindset agar kreatif menciptakan lapangan kerja sendiri dalam menghadapi tantangan dan peluang kebutuhan industri yang berkembang saat ini.
Oleh sebab itu, kata gubernur, para sarjana dituntut tumbuh menjadi lulusan yang berkualitas agar menjadi SDM yang inovatif, kreatif, produktif, dapat diandalkan dan memiliki etos kerja tinggi serta mampu menumbuhkan jiwa entrepreneur dengan memanfaatkan transformasi digital saat ini.
Kewirausahaan bukan hanya tentang memulai usaha atau menghasilkan keuntungan, tetapi bagaimana mencari solusi dari suatu masalah dan akhirnya memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat sekitar.
“Jadikan tantangan sebagai motivasi dan tidak berhenti pada satu titik karena Provinsi Kalsel menunggu gebrakan-gebrakan baru dari generasi muda sebagai bentuk kontribusi bagi daerah dan bangsa ini,” katanya.
Disampaikan juga, lulusan pendidikan tinggi saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan yang kompleks di tengah perubahan global dan perkembangan teknologi, karena perkembangan multimedia yang semakin cepat saat ini harus diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM agar dapat mengoptimalisasi penggunaan dan manfaat teknologi itu.
Disebutkan juga, setiap bidang ilmu memiliki urgensinya masing-masing dalam konteks pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan suatu negara, termasuk ilmu manajemen.
Oleh sebab itu, sebut gubernur, lulusan STIMI Banjarmasin kiranya dapat memenuhi kebutuhan pasar kerja yang semakin kompleks dan menuntut kualifikasi tinggi.
Sementara itu, Ketua STIMI Banjarmasin, Dr Titien Agustina menyebut, pihaknya mengukuhkan sebanyak 78 mahasiswa program sarjana manajemen ditambah 21 mahasiswa pascasarjana atau magister manajemen.
Di hadapan para wisudawan, Titien mengingatkan soal pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi tantangan kepemimpinan di era modern.
Sebelum mengakhiri pembelajaran, ujarnya, mahasiswa mempresentasikan penelitian dan studi kasus yang berfokus pada kepemimpinan, inovasi dan pengembangan potensi pemuda di Kalsel.
Diskusi interaktif berlangsung antara mahasiswa dan para penguji yang memberikan perspektif berharga mengenai tantangan yang dihadapi pemimpin muda saat ini.
Pada kesempatan yang sama, disampaikan orasi ilmiah oleh anggota Ketua Komisi II DPR RI, H Rifqinizami Karsayuda berjudul “Membangun Peradaban Bangsa : Kepemimpinan Muda Dalam Era Inovasi dan Disrupsi.”
Dalam kesempatan tersebut juga disertai penyerahan piagam penghargaan kepada mahasiswa berprestasi. sal/adpim/ani

