Mata Banua Online
Minggu, April 26, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Bisakah Janji Prabowo Swasembada Pangan 4 Tahun Terwujud?

by Mata Banua
22 Oktober 2024
in Ekonomi & Bisnis
0

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto berjanji mem­bawa Indonesia mencapai swa­sembada pangan dalam 4 ta­hun hingga 5 tahun ke depan.

Ia menegaskan Indonesia ha­rus bisa memproduksi dan me­m­enuhi kebutuhan pangan se­luruh rakyat Indonesia. Prabowo bahkan mengklaim su­dah berbicara dengan banyak pa­kar terkait target swasembada pa­ng­an itu.

Berita Lainnya

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

24 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Merosot

Harga Emas Antam Kembali Merosot

23 April 2026

“Saya yakin paling lambat 4 tahun-5 tahun (setelah 2024), ki­ta swasembada pangan. Bah­kan, kita siap jadi lumbung pa­ng­an dunia,” katanya dalam Pi­da­to di Gedung MPR RI, Ja­kar­ta Pusat. “Saudara-saudara se­kalian, saya canangkan RI ha­rus swasembaa pangan dalam wa­ktu sesingkat-singkatnya. Ki­ta tidak boleh bergantung makan da­ri luar,” tegas Prabowo.

Meski punya tekad besar dan sangat menjanjikan, namun se­jumlah pengamat takut apa ya­ng diucapkan Prabowo hanya akan jadi omon-omon belaka.

Peneliti Center of Reform on Eco­nomics (Core) In­do­ne­sia Eliza Mardian misalnya, me­ne­gas­kan fakta di lapangan tak ba­kal jauh beda, andai pen­dekatan ya­ng dilakukan Prabowo me­wu­judkan tekad itu sama seperti Pre­siden ke-7 Joko Widodo.

Eliza sebenarnya meyakini swa­sembada pangan yang dijanjikan Prabowo bisa dicapai. Asal­kan, ada kebijakan baru da­ri Prabowo serta tak lagi me­ng­gu­nakan paradigma dan pen­de­kat­an usang seperti Jokowi.

Menurutnya, jangka waktu ya­ng ditetapkan dalam 5 tahun bi­sa saja terwujud. Eliza me­ne­kan­kan kuncinya adalah Prabowo tak boleh cuma fokus pa­da peningkatan produksi, me­la­inkan harus ikut mem­per­ha­ti­kan kesejahteraan petani.

“Jika pemerintah masih me­mi­liki paradigma pembangunan ya­ng sama seperti saat ini, pa­ng­an Indonesia akan semakin ka­rut-marut. Pemerintah harus reo­rientasi arah kebijakan pa­ng­an. Ini bermula dari pa­ra­dig­manya karena bagaimana pun pa­radigma ini akan menentukan pi­lihan-pilihan kebijakan,” je­las­nya.

Ia memberi contoh pe­man­fa­atan anggaran di sektor per­ta­nian selama ini. Eliza me­ng­a­ta­kan ada 81 persen uang negara ha­bis untuk belanja barang, se­dangkan 15 persen lainnya di­pa­­ka belanja pegawai dan hanya 4 persen belanja modal alias in­frastruktur dasar.

Eliza mengkritisi bagaimana pe­me­rintahan Jokowi selama ini ma­sih berkutat dengan bantuan per­sonal. Padahal, ini sangat ren­tan penyelewengan dan mark up yang berujung inefisiensi ser­ta kurang efektifnya belanja pe­me­rintah.

“Bantuan-bantuan pe­me­rintah yang sifatnya personal, se­per­ti pompa, benih, traktor, dan la­in-lain ini akan percuma jika ti­dak didukung infrastruktur da­sar, seperti irigasi, jalan usaha, cold storage, dan kebijakan har­ga,” tegas Eliza.

Peneliti Core itu juga m­e­min­ta pemerintah benar-benar me­libatkan petani. Eliza me­ne­gas­kan petani adalah ujung tom­bak peningkatan produksi pa­ng­an Indonesia.

Jika pemerintah lebih ban­yak mengajak korporasi, petani di­pastikan hanya menjadi buruh di negeri sendiri. Ia juga kha­wa­tir adanya monopoli pangan ya­ng berujung permainan harga dan matinya para pengusaha ke­cil. cnn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper