Mata Banua Online
Kamis, Maret 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Klub Jay Idzes Jadi Penghuni Juru Kunci

by Mata Banua
21 Oktober 2024
in Olahraga
0

 

Pelatih Venezia Eusebio Di Francesco, yang juga menangani Jay Idzes, menyatakan tekad membangkitkan timnya dari keterpurukan.

Jakarta – Pelatih Venezia Eusebio Di Francesco, yang juga menangani Jay Idzes, menyatakan tekad membangkitkan timnya dari keterpurukan setelah mengalami kekalahan 0-2 dari Atalanta pada pertandingan ke-8 Liga Italia 2024/25.

Berita Lainnya

Liverpool Takluk 1-2 di Markas Wolves

Liverpool Takluk 1-2 di Markas Wolves

4 Maret 2026
IBL Hadirkan Wasit Asing di Regular Season

IBL Hadirkan Wasit Asing di Regular Season

4 Maret 2026

Venezia saat ini terpuruk di posisi juru kunci klasemen sementara dengan hanya mengoleksi satu kemenangan dan satu hasil imbang dari delapan pertandingan yang telah dijalani.

Meski menghadapi situasi sulit, pelatih asal Italia itu tetap optimis melihat semangat juang timnya. Ia merasa yakin karena melihat bahwa tim masih hidup dan terus percaya pada pekerjaan yang mereka lakukan.

“Ini memberikan saya keyakinan untuk melihat bahwa tim masih hidup dan terus percaya pada pekerjaan yang mereka lakukan. Kita tidak boleh menyerah; kita perlu fokus pada tujuan akhir dan tidak membiarkan diri kita terdiskreditkan oleh situasi saat ini,” ucap Di Francesco.

Di Francesco mengakui bahwa timnya memiliki pendekatan yang tepat di awal pertandingan dengan memberikan tekanan tinggi di area lawan. Namun, kesalahan-kesalahan yang dilakukan pemainnya pada dua gol yang diterima menjadi penyebab utama kekalahan mereka.

“Pendekatan kami terhadap pertandingan sudah tepat. Kami memberikan banyak tekanan di area lawan, tetapi kami terhukum oleh kesalahan-kesalahan kami sendiri pada dua gol yang kami terima,” ujar Di Francesco pasca pertandingan.

Pelatih berusia 54 tahun itu menekankan bahwa kematangan tim akan datang seiring dengan pengalaman di lapangan. Ia mengamati bahwa timnya telah menciptakan beberapa peluang untuk mencetak gol, namun masih kekurangan determinasi pada momen-momen krusial di depan gawang.

Di Francesco juga menyesalkan bahwa timnya membuat situasi menjadi sulit bagi diri mereka sendiri. Ia menegaskan perlunya peningkatan dalam hal ketegasan dan konkretisasi di fase ofensif.

Dengan tekad untuk bangkit, Di Francesco dan timnya kini mengalihkan fokus mereka ke pertandingan berikutnya melawan Monza.

Pelatih Jay Idzes dkk itu berharap timnya dapat menebus tiga kekalahan beruntun yang baru saja mereka alami dan memulai perjalanan untuk keluar dari zona degradasi. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper