
Banjarmasin (ANTARA) – Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan memantau 20 titik persimpangan lewat kamera pengawas atau CCTV untuk memantau kelancaran arus lalulintas dan sebagainya di kota setempat.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin Slamet Begjo mengatakan, kepadatan arus lalulintas di kota ini sudah cukup tinggi, hingga pemantauan diintensifkan lewat kamera CCTV.
“Setiap tahun kita tambah untuk kamera CCTV di persimpangan di kota ini,” ucapnya di Banjarmasin, Sabtu (19/10).
Pada tahun ini pada anggaran perubahan, ucap Slamet, dipasang CCTV di persimpangan Pasar Lama.
Menurut dia, pemasangan CCTV untuk memantau arus lalulintas tersebut dilengkapi juga rekaman edukasi bagi pelanggar peraturan berlalulintas.
“Misalnya ada yang tidak pakai helm, keluar dari garis atau terlalu maju, di sana secara otomatis akan disampaikan teguran, sekalian edukasi keselamatan berlalulintas,” ujarnya.
Slamet menyampaikan fasilitas CCTV ini juga berintegrasi dengan kepolisian, sebab ranah untuk menilang pelanggaran lalulintas hak kepolisian.
Untuk Dishub Banjarmasin, kata dia, memantau kepadatan arus lalulintas, hingga petugas bisa diturunkan jika kemacetan panjang terjadi.
“Kita selalu bersinergi dengan kepolisian untuk ketertiban lalulintas di jalanan ini,” ujarnya.
Pengadaan fasilitas CCTV di titik-titik persimpangan ini sebagai bagian dari program smart city atau Kota Pintar Banjarmasin.
“Ini bagian dari kemajuan Kota Banjarmasin,” ujarnya. ant

