Mata Banua Online
Sabtu, April 25, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Bahrain Terancam Sanksi FIFA Jika Absen Lawan Indonesia

by Mata Banua
17 Oktober 2024
in Olahraga
0
D:\2024\Oktober 2024\18 Oktober 2024\9\9\bahrain.jpg
Sanksi – Bahrain terancam sanksi FIFA jika absen lawan Timnas Indonesia.(foto:mb/web)

 

Jakarta – Asosiasi Sepak Bola Bahrain (BFA) terancam sanksi FIFA jika absen melawan Timnas Indonesia di Jakarta pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Berita Lainnya

Manchester City Menyalip Arsenal di Puncak Klasemen

Manchester City Menyalip Arsenal di Puncak Klasemen

23 April 2026
Lamine Yamal antar Barca Taklukkan Celta Vigo

Lamine Yamal antar Barca Taklukkan Celta Vigo

23 April 2026

Setelah menjamu skuad Garuda pada Kamis (10/10) lalu, Bahrain dijadwalkan menjalani laga tandang ke markas Indonesia pada 25 Maret 2025 mendatang. Pertandingan itu direncanakan bergulir di Jakarta.

Tapi belakangan, BFA menyatakan sedang meminta persetujuan FIFA agar lokasi pertandingan lawan tim Merah Putih tidak digelar di Indonesia.

Ini karena BFA khawatir terhadap keselamatan pemain setelah adanya ancaman pembunuhan yang ditengarai berasal dari netizen Indonesia.

PSSI melalui Arya Sinulingga selaku anggota Komite Eksekutif (Exco) menyatakan pertandingan lawan Bahrain akan sesuai dengan rencana awal yakni di Indonesia. PSSI juga menegaskan bakal menjamin keselamatan rombongan Bahrain.

Namun apabila ajuan Bahrain terkait perpindahan lokasi laga ditolak, plus Bahrain juga tidak bisa hadir dalam pertandingan, maka hukuman sudah menanti mereka. Ini tercantum pada regulasi Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang diatur FIFA.

Berdasarkan regulasi Kualifikasi Piala Dunia 2026 Nomor 5 Ayat 2, setiap Asosiasi yang absen dalam pertandingan setelah kualifikasi bergulir wajib membayar denda sebesar 40 ribu Swiss Franc atau Rp714,8 juta.

Denda ini bisa bertambah berdasarkan Kode Disiplin FIFA Nomor 16 Ayat 1 yang menyatakan setiap Asosiasi akan mendapat denda 10 ribu Swiss Franc atau Rp178,7 juta.

Hukuman denda itu bersifat mengikat dan terdapat kemungkinan pula akan ada sanksi tambahan. Berdasarkan regulasi Kualifikasi Piala Dunia 2026 Nomor 5 Ayat 3, Komite Disiplin FIFA berhak memberi hukuman lebih berat terhadap tim peserta yang melakukan pelanggaran. Namun tidak disebutkan lebih spesifik sanksi tambahan yang dimaksud.

Sehingga mau tidak mau Bahrain harus memenuhi jadwal pertandingan lawan Timnas Indonesia. Sebab hanya keadaan darurat atau force majeure yang memungkinkan laga tidak bergulir namun FIFA tak memberi hukuman.

Saat ini Bahrain berada di peringkat keempat Grup C fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka mengantongi lima angka.

Sedangkan Timnas Indonesia berada di posisi kelima Grup C dengan tiga poin. Setelah imbang 2-2 kontra Bahrain, Timnas Indonesia kalah 1-2 dari China. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper