Mata Banua Online
Sabtu, April 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Respons AFC Soal Wasit Kontroversial Bahrain vs Indonesia

by Mata Banua
13 Oktober 2024
in Olahraga
0
D:\2024\Oktober 2024\14 Oktober 2024\9\9\rezpon.jpg
AFC akan tinjau laporan soal wasit Ahmed Al Kaf.(foto:mb/web)

 

Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) AFC Datuk Seri Windsor John memberikan respons terkait keluhan Timnas Indonesia soal kepemimpinan wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf saat melawan Bahrain, Kamis (10/10).

Berita Lainnya

Ribuan Karateka Bertanding Dalam Kejuaraan Karate Piala Pangdam XXII/Tambun Bungai 2026

Ribuan Karateka Bertanding Dalam Kejuaraan Karate Piala Pangdam XXII/Tambun Bungai 2026

9 April 2026
PSG Amankan Kemenangan Kandang 2-0 Atas Liverpool

PSG Amankan Kemenangan Kandang 2-0 Atas Liverpool

9 April 2026

Wasit Ahmed Al Kaf menjadi sorotan usai keputusannya yang kontroversial saat memimpin pertandingan Bahrain vs Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Nasional Bahrain, Kamis (10/10).

Salah satu keputusan kontroversial wasit Ahmed Al Kaf adalah tetap melanjutkan pertandingan meski waktu injury time di akhir babak kedua telah lebih dari enam menit. Keputusan itu terbukti mempengaruhi hasil pertandingan karena Bahrain mampu mencetak gol di menit ke-90+9 yang membuat laga berakhir 2-2.

Timnas Indonesia yang tidak puas dengan keputusan wasit Ahmed Al Kaf telah mengajukan surat protes resmi kepada AFC. Permasalahan ini kemudian mendapatkan respons dari Sekjen AFC Windsor John.

“Kami butuh PSSI untuk mengklarifikasi apa yang mereka keluhkan. Apakah itu performa, manajemen waktu, atau masalah spesifik lainnya. Kami sudah mendengar berbagai laporan, tetapi keluhan itu harus terperinci,” kata Windsor dikutip dari Media Malaysia New Straits Times (NST) pada Sabtu (12/10)..

Namun, Windsor menambahkan bahwa laporan wasit, termasuk alasan penambahan menit, akan ditinjau.

“VAR memantau semua keputusan wasit, dan mereka harus membenarkannya [jika ada keluhan].” ucap Windsor.

“Meskipun ofisial pertandingan tidak mengomentari penampilan mereka secara terbuka, mereka diharuskan untuk memberikan laporan terperinci kepada FIFA,” kata Windsor menambahkan.

Di samping itu, Windsor menyerukan agar negara-negara di kawasan Asosiasi Sepak Bola ASEAN (AFF) juga bisa mencetak pelatih berkualitas.

“Kita butuh lebih banyak wasit berkualitas dari kawasan ini. Saat ini, Nazmi Nasaruddin dari Malaysia adalah salah satu dari sedikit yang menonjol,” ucap Windsor. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper