Mata Banua Online
Sabtu, April 25, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Erick Kirim Surat Protes ke AFC

by Mata Banua
13 Oktober 2024
in Olahraga
0
D:\2024\Oktober 2024\14 Oktober 2024\9\9\erick.jpg
Wasit Ahmad Al Kaf (keempat dari kiri) yang memimpin laga Bahrain vs Indonesia dikawal polisi setelah laga berlangsung.(foto:mb/web)

Jakarta – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan surat protes ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) buntut hasil pertandingan Bahrain vs Indonesia adalah bentuk dari keberanian menyuarakan ketidakadilan.

Erick mengatakan pihaknya sudah mengirim surat protes pada AFC. Ia meminta AFC mempelajari pertandingan Bahrain vs Indonesia pada Kamis (10/10) kemarin.

Berita Lainnya

Manchester City Menyalip Arsenal di Puncak Klasemen

Manchester City Menyalip Arsenal di Puncak Klasemen

23 April 2026
Lamine Yamal antar Barca Taklukkan Celta Vigo

Lamine Yamal antar Barca Taklukkan Celta Vigo

23 April 2026

“Keputusan tetap di tangan mereka [AFC] tetapi paling tidak kita harus kembali berani menyuarakan ketidakadilan,” kata Erick di sela gelaran ‘Mendengar Jiwa’ di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (12/10).

Protes yang dilayangkan PSSI soal pertandingan Bahrain vs Indonesia terkait injury time pada babak kedua yang melebihi waktu yang ditetapkan. Injury time tertulis enam menit, namun pertandingan tetap berlanjut dan ketika memasuki menit 90+9 Bahrain mencetak gol penyama kedudukan.

Dia berkaca dari pengalaman Ivar Jenner yang diganjar kartu kuning karena dianggap mencederai musuh pada Piala Asia U-23. Ketika video pertandingan dicek, sebenarnya Ivar tidak melakukan pelanggaran.

Meski protes tidak menuai hasil yang diinginkan, Erick menganggap Indonesia harus berani bersuara dan teguh memegang pendapat. Sementara upaya protes dilakukan, Erick menilai mental pemain tetap harus diutamakan.

“Itulah sejak awal setahun 8 bulan ini kita mendorong bagaimana mental pemain timnas kita, kemarin habis tanding mereka tetap optimis, langsung berangkat ke China, langsung latihan, mudah-mudahan kita bisa rebut poin maksimal,” imbuhnya.

Menurutnya, permainan Timnas Indonesia sudah baik. Walau hasil pertandingan kurang memuaskan, dia mendorong pemain untuk tidak menyalahkan wasit.

Erick mengklaim dirinya sudah mengirimkan pesan singkat pada semua pemain. Dia mengingatkan bahwa Indonesia punya target 15 poin dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini.

“Masih ada harapan tapi tentu kita harus mencari beberapa kemenangan yang ketika kita menjadi tuan rumah tentunya ketika lawan Bahrain, lawan China atau pun nyolong ketika kita jadi tuan rumah dengan Saudi, atau pun ya kalau Jepang sulit lah, tapi ya kita coba,” katanya. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper