Mata Banua Online
Minggu, April 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemko Berupaya Lestarikan Bahasa Daerah bagi Siswa

by Mata Banua
8 Oktober 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2024\Oktober 2024\9 Oktober 2024\5\hal 5\Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina saat menghadiri gelar puncak apresiasi.jpg
WALIKOTA Banjarmasin H Ibnu Sina saat menghadiri gelar puncak apresiasi dan pameran hasil pengimbasan Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Kota Banjarmasin di SDN Pasar Lama 1, Senin (7/10). (Foto:mb/Ant/hms pemko)

 

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin berupaya melestarikan bahasa daerah bagi siswa dengan menggelar berbagai kegiatan di sekolah-sekolah.

Berita Lainnya

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

9 April 2026
Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

9 April 2026

Salah satunya gelar puncak apresiasi dan pameran hasil pengimbasan Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Kota Banjarmasin di SDN Pasar Lama 1, Senin.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina yang hadir pada kegiatan itu didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin H Ahmad Baihaqi, menyampaikan apresiasi atas semangat siswa dan siswi untuk melestarikan bahasa daerah dengan kegiatan ini.

“Pemko Banjarmasin melalui Disdik memberikan apresiasi sekaligus melihat langsung pameran hasil pembelajaran pengimbasan revitalisasi bahasa daerah ini,” ujarnya.

Pengimbasan bisa diartikan proses berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam rangka perubahan pendidikan.

Dengan upaya yang sudah dilakukan sejauh ini, ucap Ibnu Sina, Kota Banjarmasin mendapat penghargaan Tunas Bahasa Ibu dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Ristek dan Teknologi RI pada 2024.

“Atas penghargaan itu, kegiatan yang dilaksanakan di SDN Pasar Lama 1 ini salah satu implementasinya,” ujarnya.

Ibnu Sina menilai, berbagai karya siswa pada kegiatan ini menunjukkan adaptasi antara metode pembelajaran tradisional dan teknologi moderen.

“Ada tulisan tangan langsung kisah-kisah handap (cerita-cerita pendek), kemudian ada Bepandung (seni teater bercerita bahasa Banjar), ada juga yang menggunakan aplikasi dan barcode scan,” tuturnya.

Menurut Ibnu Sina, ini menunjukkan bahwa teknologi pembelajaran sudah diadopsi oleh guru-guru. Jadi, tidak hanya manual seperti tulisan tangan saja, tetapi juga dari segi teknologi informasi.

Program revitalisasi bahasa daerah, lanjut Ibnu Sina, merupakan bagian dari inisiatif nasional yang diterapkan di seluruh Indonesia. Khusus di Banjarmasin, revitalisasi itu difokuskan pada pelestarian Bahasa Banjar.

“Dalam dunia pendidikan, kita mengutamakan Bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, yaitu bahasa Banjar, serta mendorong penguasaan bahasa asing. Jadi, ini sudah lengkap,” katanya.

Dengan adanya upaya tersebut, Ibnu Sina berharap, program revitalisasi dapat membawa manfaat besar bagi anak didik di Banjarmasin, baik dalam melestarikan budaya lokal maupun dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper